Gubernur Assagaff: Umat Islam Hadirkan Kasih Sayang

AMBON (TAJUKTIMUR.COM) – Gubernur Maluku, Said Assagaff mengimbau umat Islam di provinsi itu untuk menghadirkan nilai-nilai kasih sayang dalam kehidupan.

“Islam adalah agama peradaban, maka sejatinya setiap umat Islam memiliki tanggung jawab moril untuk memperjuangkan misi profetik Islam dalam rangka menghadirkan nilai-nilai kasih sayang dan kesejahteraan untuk sesama,” katanya pada acara berbagi bersama anak yatim di BUlan Muharam, di Ambon, Jumat.

Gubernur mengingatkan, tidak satupun ayat dalam Al Quran yang mengecam orang-orang Islam dengan predikat pendusta agama, orang-orang yang suka menghardik atau melakukan kekerasan terhadap anak yatim dan tidak mau berbagi atau memberi makan anak yatim.

“Al Quran mengecam mereka yang walaupun melaksanakan shalat tetapi tidak mempunyai kompetensi maupun sensitivitas sosial,” ujarnya.

Gubernur juga mengajak umat Islam di daerah ini agar melalui kegiatan berbagi makin menyadari dan mengoptimalkan harta-harta agama seperti Zakat, Infaq dan Shadakaf sebagai modal mewujudkan visi pembangunan Maluku yang rukun, aman, sejahtera, demokratis berbasis kepulauan dijiwai semangat siwalima secara berkelanjutan.

“Marilah berbagi karena Nabi Muhammad SAW bersabda sayangilah apa yang ada di bumi, pasti yang di langit akan menyayangimu,” tandasnya.

Karena itu, Gubernur atas nama Pemprov Maluku menyambut dengan gembira dan memberi apresiasi tinggi kepada ormas-ormas perempuan Islam yang melaksanakan kegiatan berbagi dengan anak yatim di Bulan Muharram.

“Kegiatan ini mempunyai makna strategis dalam rangka pembangunan peradaban umat dan bangsa Indonesia,” katanya.

Gubernur merujuk kurang lebih 14 abad lalu tepatnya 1 Muharram, Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya melakukan hijrah dari Mekkah ke Yasrib dan saat itulah dijadikan sebagai awal penanggalan dalam Islam yang disebut 1 Hijriyah.

“Awal tahun baru Hijriyah ini pula dikenal sebagai awal pembangunan peradaban Islam.Saat itulah perkembangan Islam bukan hanya menekan masalah ibadah ritual saja. Namun, Islam sudah berkembang untuk mengurus masalah ibadah sosial ekonomi umat untuk pembangunan peradaban melalui zakat, Infaq dan Shadaqah,” kataya menegaskan.

(and/ttcom)

Berita Terkait

Pemkab Teluk Wondama Terus Perluas Jaringan Komuni...
views 4
WASIOR (TAJUKTIMUR.COM) - Pemkab Teluk Wondama, Papua Barat terus mengupayakan perluasan jaringan komunikasi seluler agar masyarakat di wilayah dapat ...
Tiba di Timika, 53 Satgas Kesehatan TNI Siap Tanga...
views 17
JAYAPURA (TAJUKTIMUR.COM) - Sebanyak 53 personel Tim Medis yang tergabung dalam Satgas Kesehatan TNI Kejadian Luar Biasa (KLB) untuk menanggulangi wab...
Pemerintah Papua Kirim 1100 Vial Vaksin ke Asmat
views 16
JAYAPURA (TAJUKTIMUR.COM) - Untuk menurunkan situasi kejadian luar biasa (KLB) di Kabupaten Asmat Papua Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Papua sudah ...
Presiden Janji Rabu Ini Bahas soal Cantrang
views 18
TEGAL (TAJUKTIMUR.COM) - Pasca polemik penghapusan cantrang, Presiden Jokowi tetap mengupayakan kesejahteraan nelayan terus meningkat. Rencananya Rabu...
Dinkes Papua Sarankan Imunisasi Menyeluruh di Asma...
views 23
JAYAPURA (TAJUKTIMUR.COM) -- Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Papua menyarankan Dinkes Kabupaten Asmat agar melakukan imunisasi respon kejadian luar ...
Lukas Minta Bantuan Swasta dan BUMN Sukseskan PON
views 21
JAYAPURA (TAJUKTIMUR.COM) -- Gubernur Papua Lukas Enembe terus memantau dan memastikan persiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX yang aka...
Bus Karyawan Freeport Ditembak Orang Tak Dikenal
views 24
TIMIKA (TAJUKTIMUR.COM) - Bus pengangkut karyawan milik PT Freeport ditembak orang tak dikenal saat melintas di kawasan mile 69 Distrik Tembagapura Ka...
Share this:

Tinggalkan Balasan