Rahmatia Kadir, Penulis Muda Yang Terus Berkarya

TERNATE (TAJUKTIMUR.COM) – Rahmatia Kadir adalah salah satu dari banyak wanita yang menghabiskan waktu untuk terus berkarya serta menjadi relawan pengajar pada komunitas Perumnas Green School.Wanita kelahiran Saketa, 29 April 1991 ini telah menulis dua buku masing – masing dengan judul Assalamualaikum Cinta Terbit pada tahun 2015 dan buku Siluet Pelita Ilmu terbit tahun 2016. Buku Assalamualaikum Cinta sendiri merupakan kumpulan cerita pendek (Cerpen).

Saat di wawancarai TajukTimur.com pada sabtu (11/11) malam, Rahmatia mengatakan bahwa tujuan menulis buku itu niatnya semata – mata untuk berbagi gagasan. ‘’Memang waktu saya menulis itu niat saya adalah agar gagasan yang ada di pikiran dapat terbagi juga buat pembaca nantinya’’. Katanya. Disamping itu, Rahmatia menambahkan pula bahwa menulis adalah salah satu cara atau metode untuk berdakwah. ‘’Kalau dulu nabi Sulaiman As mengirim surat lewat perantara burung Hud-Hud untuk di berikan kepada ratu Balqis dan isinya mengajak agar beriman kepada sang khalik. Begitu juga di zaman Nabi Muhammad SAW. Nabi pernah memerintahkan asistennya menulis surat yang isinya mengajak  kepada raja – raja untuk beriman kepada Allah SWT. Nah, sekarang di zaman moderen. Bagi saya, kita sudah sangat mudah berbagi kebaikan lewat karya tulis antara sesama manusia’’. Tambah  Rahmatia.

Anak dari pasangan Kadir Taradju dan Ana Mantiri ini menungkapkan juga tentang buku keduanya Siluet Pelita Ilmu. Ia menyampaikan bahwa, buku tersebut di tulis untuk mendedikasikan kepada guru – guru yang pernah mengajarkan ilmu padanya. ‘’di buku itu saya menulis tentang perjuangan para guru di desa terpencil yang merelakan diri mengajarkan ilmu meskipun situasi bangunan sekolah yang tak layak , kalau hujan semuanya kehujanan, dan mereka tak mengenal lelah dalam bertugas sebagai guru.”Ungkap Rahmatia. Selain itu, Rahmatia Kadir juga tercatat sebagai wisudawan terbaik di Universitas Muhammadiyah Maluku Utara pada tahun 2015 silam.

Banyaknya prestasi yang ia miliki semakin membuat Rahmatia lebih intens berbuat yang terbaik untuk generasi penerus salah satunya dengan cara menjadi relawan pengajar di Perumnas Green School. Meskipun, dalam tugasnya itu ia tak di gaji. Akan tetapi, semangatnya tak pernah pudar. ‘’ Menurut saya, salah satu cara menabung amalan adalah dengan terus mengajar baik pada anak – anak maupun orang dewasa. Di Perumnas Green School saya mengajar bahasa Inggris dan Sastra. Perlu di ketahui belajar non formal sebagai cara terbaik buat anak – anak untuk belajar karena kita lebih santai dan tidak terlalu formal seperti di sekolah yang kadang – kadang mereka jenuh’’. Tuturnya.

Di sisi lain, Rahmatia Kadir mempunyai hobi membaca puisi. Bahkan, ia seringkali diundang para kerabat – kerabatnya di acara – acara kesusastraan untuk membaca puisi. Wanita berhijab ini berharap agar para generasi muda punya ambisi yang positif.’’teruntuk para pemuda sebaiknya berambisi membangun negeri bukan ambisi untuk diri sendiri’’.Katanya.

 

(sur/ttcom)


Berita Terkait

Ikadi: Perlu Belajar untuk Jadi Dai yang Baik
views 27
JAKARTA (TAJUKTIMUR.COM) - Dai adalah orang yang memiliki kriteria yang sangat baik, minimal berada satu level di di atas orang-orang yang diajaknya (...
FOTO: Adam Rahayaan Raih Penghargaan Cipta Award 2...
views 59
TUAL (TAJUKTIMUR.COM) - Walikota Tual Adam Rahayaan, SAg. MSi kembali lagi mendapatkan penghargaan Cipta Award 2017 atas Komitmen Revintalisi Keluarga...
TAJUK FOTO: Wali Kota Tual bersama Siswa SD, Paud...
views 57
Walikota Tual Bpk Adam Rahayaan, SAg. M.Si Memberikan sambutan sekaligus membuka acara Tabligh Akbar Memperingatan Maulid Nabi Muhammad SAW 14...
Peran Indonesia Mewujudkan Palestina Merdeka
views 45
Oleh: H. Sukamta, PhD* Hari ini 29 November menjadi hari bersejarah bagi Palestina. Pertama, 70 tahun lalu, 29 November 1947 PBB menyetujui mengakh...
FOTO: 600 Ribu Ekstasi Asal Belanda Siap Edar di J...
views 61
Kepala Bareskrim Polri Komjen Pol Ari Dono Sukmanto bersama Wakabareskrim Irjen Pol Antam Novambar, Dirtipid Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko D...
Jadi Siapa Yang Ter-Pancasilais?
views 102
Oleh : Shiddiq Gandhi* Tidak perlu banyak bersandiwara. Bisa dikatakan semua orang telah tahu bangsa kita today terpecah menjadi (minimal) dua kubu...
Capacty Building Dalam Peningkatan Organisasi
views 67
Oleh : Andi patrusi hanafi* Kondisi suatu organisasi sangat didukung adanya tiga pilar utama agar dapat berjalan dengan baik. Tiga pilar itu terdir...
Share this:

Tinggalkan Balasan