Pemkot Ambon Serahkan Empat Ranperda Ke DPRD

AMBON (TAJUKTIMUR.COM) – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menyerahkan empat Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Empat Ranperda meliputi RPJMD Kota Ambon tahun 2017-2022, penyelengaraan rumah susun, pemilihan kepala desa, dan penanggulangan kebakaran itu diserahkan Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy kepada Ketua DPRD Kota Ambon James Maatita dalam rapat paripurna, Jumat.

Wali Kota menyatakan, amanat Undang-Undang Nomor 25 tahun 2004, tentang sistem perencanan pembangunan nasional, dan Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, menyatakan bahwa pemerintah daerah sesuai dengan kewenangannya menyusun rencana pembangunan daerah sebagai bentuk kesatuan dalam sistem perencanaan pembangunan nasional.

Ketentuan perundang-undangan tersebut menyatakan bahwa paling lambat enam bulan setelah kepala daerah dilantik, telah ditetapkan peraturan daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang merupakan penjabaran dari visi dan misi, dan program kepala daerah.

“Selain itu memuat tujuan, sasaran, strategi, arah kebijakan pembangunan daerah dan keuangan daerah, serta program perangkat daerah dan lintas perangkat daerah yang disertai dengan kerangka pendanaan bersifat indukstif untuk jangka waktu lima tahun,” katanya.

RPJMD merupakan salah satu elemen penting dalam penyelengaraan pemerintahan daerah adalah dokumen perencanaan pembangunan daerah yang berkualitas.

RPJMD dalam penyusunannya telah melibatkan berbagai pemangku kepentingan dan elemen masyarakat, sehingga RPJMD ini bukanlah miliki Wali kota atau Wakil Wali Kota, melainkan milik seluruh masyarakat kota Ambon.

“Karena itu pemerintah mempunyai kewajiban untuk melaksanakan RPJMD ini dengan baik guna peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Richard menegaskan, Pemkot Ambon selalu memperhatikan, mencermati serta menjadikan setiap saran, kritik dan pendapat maupun penilaian yang disampaikan fraksi DPRD kota Ambon.

Setiap substansi masteri dari empat ranperda yang diajukan akan dijadikan koreksi dalam rangka melaksanakan program pembangunan, untuk mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat kota Ambon.

“Kami meminta keempat Ranperda tersebut bisa dibahas dalam waktu yang tidak terlalu lama untuk nantinya ditetapkan sebagai Peraturan daerah (Perda),” kata Richard.

(and/ttcom)

Berita Terkait

Pemkab Teluk Wondama Terus Perluas Jaringan Komuni...
views 4
WASIOR (TAJUKTIMUR.COM) - Pemkab Teluk Wondama, Papua Barat terus mengupayakan perluasan jaringan komunikasi seluler agar masyarakat di wilayah dapat ...
Tiba di Timika, 53 Satgas Kesehatan TNI Siap Tanga...
views 17
JAYAPURA (TAJUKTIMUR.COM) - Sebanyak 53 personel Tim Medis yang tergabung dalam Satgas Kesehatan TNI Kejadian Luar Biasa (KLB) untuk menanggulangi wab...
Pemerintah Papua Kirim 1100 Vial Vaksin ke Asmat
views 16
JAYAPURA (TAJUKTIMUR.COM) - Untuk menurunkan situasi kejadian luar biasa (KLB) di Kabupaten Asmat Papua Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Papua sudah ...
Presiden Janji Rabu Ini Bahas soal Cantrang
views 18
TEGAL (TAJUKTIMUR.COM) - Pasca polemik penghapusan cantrang, Presiden Jokowi tetap mengupayakan kesejahteraan nelayan terus meningkat. Rencananya Rabu...
Dinkes Papua Sarankan Imunisasi Menyeluruh di Asma...
views 23
JAYAPURA (TAJUKTIMUR.COM) -- Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Papua menyarankan Dinkes Kabupaten Asmat agar melakukan imunisasi respon kejadian luar ...
Lukas Minta Bantuan Swasta dan BUMN Sukseskan PON
views 21
JAYAPURA (TAJUKTIMUR.COM) -- Gubernur Papua Lukas Enembe terus memantau dan memastikan persiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX yang aka...
Bus Karyawan Freeport Ditembak Orang Tak Dikenal
views 24
TIMIKA (TAJUKTIMUR.COM) - Bus pengangkut karyawan milik PT Freeport ditembak orang tak dikenal saat melintas di kawasan mile 69 Distrik Tembagapura Ka...
Share this:

Tinggalkan Balasan