Mantan Presiden Yaman Tewas

SANAA (TAJUKTIMUR.COM) – Mantan presiden Yaman Ali Abdullah Saleh tewas dalam perang melawan petempur sekutu Iran, Houthi di kota Sanaa, kata stasiun televisi milik Arab Saudi, Al-Arabiya.

Dikutip dari Antaramantan presiden itu, yang baru saja memutuskan memihak sekutu pimpinan Arab Saudi dalam perang Yaman tewas oleh tembakan jarak jauh.

Video dari kelompok Houthi menunjukkan sesosok mayat yang diduga jenazah Saleh. Stasiun radio dikuasai pemerintahan Houthi adalah yang pertama melaporkan kematian Salah. Namun, pada saat itu, Kongres Rakyat Umum membantah kabar tersebut dengan menyatakan ia masih memimpin pasukan di Sanaa.

Pada Senin pagi (4/12), pasukan Houthi menghancurkan rumah Saleh di Sanaa, kata warga setempat.

Sementara itu, serangan dari udara dari koalisi internasional pimpinan Saudi, yang juga didukung oleh Amerika Serikat dan persenjataan negara-negara Barat, telah menewaskan ratusan warga sipil namun gagal mendapatkan kemajuan berarti dalam perang untuk mengembalikan kekuasaan Presiden Abdurrabbu Mansour Hadi.

Pasukan Saleh, yang pada awalnya merupakan sekutu Houthi, terus terdesak oleh kelompok milisi tersebut pada hari keenam perang dalam kota yang menewaskan sedikitnya 125 orang dan meluakai 238 lainnya, demikian data dari Komite Internasional Palang Merah.

“Kami tengah membantu sejumlah rumah sakit utama di Sanaa yang saat ini sangat membutuhkan peralatan pertolongan untuk korban perang,” kata juru bicara Palang Merah, Iolanda Jaquemet di Jenewa.

“Kami juga tengah meminta bantuan kantong jenazah untuk rumah sakit setempat dan berharap bisa menyuplai mereka dengan bahan bakar karena mereka bergantung pada generator,” kata dia.

PBB sendiri mendesak agar perang dihentikan sementara demi tujuan kemanusiaan pada jam 10.00 sampai 16.00 waktu setempat, agar para warga sipil bisa mencari perlindungan.

Koordinator humaniter PBB di Yaman Jamie McGoldrick mengatakan jalanan di Sanaa telah menjadi medan pertempuran dan para pekerja kemanusiaan masih terkepung.

Penggabungan pasukan Saleh ke kubu Saudi sebenarnya diharapkan segera menyelesaikan perang “wayang” berkepanjangan Arab Saudi dengan Iran, yang memakan korban lebih dari 10 ribu warga Yaman.

Pada pekan lalu, Saleh secara resmi memutus hubungan dengan Houthi dan berjanji untuk memerangi mantan sekutunya itu. Saleh, yang menguasai masyarakat suku bersenjata di Yaman selama 33 tahun sebelum mundur dalam gelombang Kebangkitan Arab pada 2011, sebelumnya adalah sekutu Houthi dalam memerangi pengikut presiden Hadi.

Namun, mereka berebut kekuasaan di atas wilayah yang mereka rebut bersama, termasuk Sanaa, yang direbut oleh Houthi pada 2014 lalu. Perebutan kekuasaan itu berkembang menjadi perang terbuka mulai Rabu pekan lalu.

Di PBB, Sekretaris Jenderal Antonio Guterres mendesak semua pihak berperang menghentikan serangan, baik udara maupun darat. Dia juga meminta penghentian impor ke negara tersebut dibuka karena jutaan anak-anak, perempuan, dan warga terancam kelaparan, penyakit, dan kematian.

(and/ttcom)


Berita Terkait

Akui Yerusalem Ibu Kota Israel, Rakyat Palestina T...
views 25
YERUSSALEM (TAJUKTIMUR) - Aksi unjuk rasa menentang pengakuan Yerusalem sebagai ibu kota Israel terus bergulir. Di seluruh Tepi Barat Sungai Jordan...
Gereja Koptik di Mesir Tolak Terima Wapres AS
views 20
KAIRO (TAJUKTIMUR.COM) - Gereja Koptik di Mesir menolak untuk menerima Wakil Presiden Amerika Serikat Mike Pence. Hal itu dilakukan sebagai bentuk pro...
Pesiden Palestina Menolak Ditemui Wapres AS
views 26
JAKARTA (TAJUKTIMUR.COM) - Presiden Palestina Mahmud Abbas menolak ditemui Wakil Presiden Amerika Serikat Mike Pence yang berencana berkunjung bulan i...
PBB Tolak Pernyataan Trump Tentang Yerusalem
views 38
JAKARTA (TAJUKTIMUR.COM) - Dewan Keamanan PBB yang menggelar pertemuan darurat Jumat waktu AS atas permintaan delapan negara anggota untuk membahas pe...
Israel Serang Gaza, 25 Orang Terluka
views 22
GAZA (TAJUKTIMUR.COM) - Militer Israel mengklaim bahwa pesawatnya mengebom target militan di Gaza pada Jumat (8/12). Kementerian Kesehatan Palestina m...
PKS: Lindungi Yerusalem Dari Arogansi Politik Trum...
views 19
JAKARTA (TAJUKTIMUR.COM) -- Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman menilai keputusan Presiden Donald Trump untuk memindahkan kedutaan besar Amerika Serikat...
Inggris Perintahkan Buru dan Bunuh Warganya yang G...
views 19
LONDON (TAJUKTIMUR.COM) -- Warga Inggris yang bergabung dengan IS di Suriah dan Irak harus diburu dan dibunuh, kata menteri pertahanan baru Inggris, K...
Share this:

Tinggalkan Balasan