Loading...

Komunitas Ojol Garda Batalkan Aksi 188 Demi Asian Games 2018

JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM – Ancaman aksi unjukrasa besar-besaran (demonstrasi) oleh gabungan komunitas pengendara ojek on line (ojol) di Jakarta yang rencanya hendak dilaksanakan bertepatan dengan pembukaan Asian Games 2018 (Sabtu, 18/8/2018) ditunda. Penundaan rencana aksi besar-besaran tersebut lebih didasari atas pertimbangan toleransi terhadap negara yang siap menjadi tuan rumah pesta olahraga Asian Games pada 18 Agustus hingga 2 September 2018. Komunitas ojol merasa kepentingan negara tetap harus lebih diutamakan dari tuntutan mereka sementara ini. Aksi unjukrasa besar-besaran yang akan dilakukan pada tanggal 18 Agustus 2018 sebenarnya merupakan kelanjutan aksi-aksi sebelumnya, yang telah dilakukan sejak Mei 2018 dengan tuntutan utama perbaikan tarif. “Kami tidak semata-mata memikirkan urusan perut kami, namun demi kesuksesan terselenggaranya Asian Games 2018 maka kami bertekad untuk turut menyukseskan Asian Games 2018”, tegas Jendlap Aksi 188 dari Presidium GARDA, Johanes Ben di Kemayoran, Jakarta Pusat (16/8/2018).
Tidak tanggung-tanggung untuk membuktikan semangat nasionalisme yabg dimiliki oleh kalangan ojol, Presidium GARDA sebagai wadah komunikasi ojol dalam aksi 188 mendeklarasikan dukungannya terhadap penyelenggaraan Asian Games 2018. Deklarasi bersama dibacakan di jl. Kodam Raya No.1, Sumur Batu, Kemayoran-Jakarta Pusat (16/8/2018) yang dihadiri oleh Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Budi Setiadi dan sejumlah driver dari kedua aplikasi (Gojek dan Grabb) yang mewakili para komunitas ojol diberbagai wilayah, serta perwakilan dari Polda Metro Jaya .

Didalam pernyataan sikap bersama Presidium Garda, antara lain disebutkan jikalau masih terdapat ojol yang melakukan aksi pada tanggal 18 Agustus 2018, maka hal ity diluar tanggung jawab Presidium Garda.

“Sebagai Wujud dukungan terhadap kesuksesan Asian Games, Dengan ini kami menyatakan aksi 188 diundur sampai pada batas waktu yang ditentukan. Berdasarkan kesepakatan itu, pihak pengurus Garda tidak bertanggung jawab terhadap resiko secara moril maupun materil kepada siapapun driver ojol yang tetap mengikuti aksi 188 dijalan raya dengan mengatasnamakan Garda”, ujar Johanes Ben dalam pernyataan sikap bersama yang dibacakannya.
Humas Presidium GARDA, Theresia Ismiyarti.P menambahkan bahwa dengan batalnya aksi 188 bukan berarti rencana aksi para ojol dibatalkan juga, tetapi hanya sekedar menunda waktu. “Kami akan tetap menggelar aksi hingga pemberitahuan selanjutnya sebab tuntutan utama kami mengenai penyesuaian tarif belum juga mendapatkan titik terang”, ujar Theresia yang juga berprofesi sebagai driver ojek wanita dikawasan Depok. Kesepakatan untuk tidak menggelar aksi 188 mendapat apresiasi positif dari Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Budi Setiadi. Ia mengucapkan terimakasih kepada komunitas ojol karena bersedia ikut serta menyukseskan Asian Games 2018 dengan membatalkan rencana aksi 188. Kedepan pihak Kemenhub dan Polda Metrojaya berjanji untuk terus memediasi pertemuan antara pihak perwakilan komunitas Ojol dengan kedua aplikator ojol yang ada saat ini (Grab dan Gojek). “Kami akan terus berusaha memfasilitasi kepentingan Garda (komunitas para driver ojol) dengan pihak aplikator”, ujar Budi Setiadi.

Berita Lainnya
Jusuf Kalla: Atlet Asian Para Games Pemenang Kemanusiaan JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengapresiasi para atlet Asian Para Games 2018 ...
Anies Baswedan Serahkan Bendera Asian Para Games ke China JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengembalikan bendera Asian Paralympic...
Presiden Asian Paralympic Committee Puji Pelaksanaan Asian Para Games 2018 JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Sebelum upacara penutupan Asian Para Games 2018, Presiden Asian Paralympic...
Konsep Teatrikal Akan Ramaikan Closing Ceremony Asian Para Games 2018 JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Pesta olahraga terbesar se-Asia untuk atlet disabilitas yang bertajuk Asia...
18.000 Tiket Penutupan Asian Para Games Ludes Terjual JAKARTA, TAJUKTMUR.COM - Ketua Umum Asian Para Games 2018 (INAPGOC), Raja Sapta Oktohari mengatakan ...
Kanal: Asian Para Games 2018