Loading...

135 Hotel dan Resort Indonesia Raih Agoda Circle Awards 2017

JAKARTA (TAJUKTIMUR.COM) – Tinta emas kembali ditorehkan pariwisata Indonesia. Kali ini 135 hotel dan resort di Indonesia mendapatkan Agoda Circle Awards (GCA) 2017. Sebuah penghargaan bergengsi dari Agoda untuk pelaku pariwisata di dunia.

Salah satu peraih penghargaan adalah Rhadana Hotel & Resorts Kuta, Bali. Hotel tersebut berhasil mencuri perhatian. Karena, masuk dalam jajaran hotel terbaik di dunia.

“Sungguh suatu kebanggaan untuk mengumumkan para pemenang Gold Circle Awards 2017, yang mengakui keunggulan dalam industri perhotelan. Salah satunya adalah Rhadana Kuta, Bali. Selain itu jumlah hotel yang tersedia di Agoda telah naik menjadi 1,6 juta lebih di seluruh dunia” kata Errol Cooke, Vice President – Partner Services Agoda dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (24/3).

Menurut Errol, penghargaan ini akan meningkatkan daya saing secara signifikan dan standar operasional pada seluruh hotel. Karena, Gold Circle Awards (GCA) menjadi tolok ukur dalam hal kualitas layanan.

“GCA adalah penghargaan atas sejumlah mitra akomodasi. Terutama dengan kinerja terbaik di dunia. Dan tentu saja menunjukkan mutu terbaik pemesanan online pada bidang pariwisata. Untuk itu GCA merupakan sebuah tolok ukur baiknya kualitas pelayanan hotel,” ujarnya.

Bukan hal mudah untuk mendapatkan penghargaan bergengsi tersebut. Setiap mitra yang tergabung dalam Agoda, harus memenuhi beberapa kriteria. Di antaranya termasuk dalam jajaran 1% hotel top di Agoda. Sehingga, secara konsisten memperoleh ulasan luar biasa dari pelanggan. Disamping itu harga yang bersaing serta komitmen menghadirkan pengalaman pelanggan yang istimewa.

Business Development Director Rhadana Hotels & Resorts, Radhiyaksa Daulay mengatakan, Rhadana Hotel & Resorts selalu mempertahankan, bahkan meningkatkan, kualitas product maupun pelayanan. sehingga para pelanggan selalu merasa aman & nyaman bagai di rumah sendiri.

“Alhamdulillah ini merupakan hasil kerja cerdas Rhadana Troops yang selalu bekerja dengan Bersih, Ikhlas, Tulus. Kami ingin memberikan pengalaman yang baik dan berbeda. Kenyamanan pelanggan adalah yang utama dengan berkonsep Rhadana Soul,” ujarnya.

Rhadana Hotel, Kuta, Bali memang selalu tampil beda. Tentunya dengan kualitas pelayanan dan standard hospitality berkelas dunia. Hotel tersebut selalu berhasil mencuri perhatian wisatawan.

Sebagai Themed Boutique Hotel, Rhadana memiliki 74 kamar dengan tema berbeda serta unik. Tak heran jika sejumlah penghargaan tingkat nasional maupun international kerap didapat.

Rhadana Kuta, Bali merupakan The 1st Modern Muslim Friendly Hotel with MUI Certificate di Bali. Selain itu mendapat penghargaan Hotel Ramah Wisatawan Muslim Terbaik 2016 pada ajang Kompetisi Pariwisata Halal Tingkat Nasional. Ajang ini diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata Indonesia.

Serta menyabet “World’s Best Family Friendly Hotel 2016” diajang tahunan paling bergengsi dunia. Yaitu World’s Best Halal Tourism Awards yang diselenggarakan di Abu Dhabi akhir 2016 lalu.

“Akhir Desember 2017, Rhadana Kuta, Bali kembali dinobatkan sebagai “Best Halal Boutique Hotel in Asia” untuk kategori hotel bintang 4 di ajang bergengsi Asia Halal Brand Award’s yang berlangsung di ShangriLa,Kuala Lumpur. Dan penghargaan GCA ini menjadi pelengkap kerja keras kami untuk terus mengharumkan nama pariwisata Indonesia dikancah internasional,” pungkasnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya, tak segan memberikan selamat kepada 135 hotel dan resort yang menerima penghargaan. Menurutnya, bila semua direncanakan, kemenangan bukan hal mustahil untuk didapat.

“Strategi sudah sangat tepat dengan memberikan layanan serta pengalaman berwisata yang terbaik. Setiap kemenangan memang harus kita rencanakan. Pertama, kenali dunia, kenali dirimu, maka kamu akan memenangkan peperangan. Kedua, kenali musuhmu, kenali dirimu, maka kamu akan memenangkan peperangan. Ketiga, kenali pelangganmu, kenali dirimu, maka kamu akan memenangkan peperangan. Sama seperti Sun Tzu,” ucap Arief Yahya, Menteri Pariwisata RI.

Selain itu award tersebut merupakan stimulus yang positif bagi pariwisata Indonesia. Pariwisata Indonesia bisa mengukur kekuatannya. Kepercayaan secara internal juga mancanegara otomatis akan naik.

“Apa yang diraih luar biasa. Bisa digunakan sebagai calibration. Menaikan confidence, lalu menambah credibility. Efeknya positif ke pariwisata Indonesia secara global,” pungkas Menteri Pariwisata Arief Yahya.

(fr)

Berita Lainnya
Jusuf Kalla: Hadapi Revolusi Industri 4.0, Tingkatkan Daya Saing JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla memberi arahan kepada pelaku industri ...
Pertamina Temukan Cadangan Gas Baru di Pantai Utara Jawa Barat KARAWANG, TAJUKTIMUR.COM - PT Pertamina Hulu Energi melalui anak perusahaannya, PT Pertamina Hulu En...
Pengusaha Pakistan ingin Perkuat Bisnis dengan Indonesia JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Pengusaha Pakistan ingin memperkuat hubungan bisnis dengan Indonesia dalam...
Kemenkeu Pastikan Kelola Utang dengan Hati-Hati JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan dalam menyusun Anggaran Pendapa...
Mendag minta Kepala Dinas Kawal Persediaan Barang Pokok Jelang Natal JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita meminta para kepala dinas di pemer...
Kanal: Ekonomi & Bisnis