Loading...

6 Juta Orang Pergi Liburan Akhir Tahun Lewat Bandara AP-I

JAKARTA (TAJUKTIMUR.COM) – PT Angkasa Pura (AP) I telah menyiapkan Posko Angkutan Udara Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 di 13 bandara. Posko tersebut beroperasi selama 22 hari mulai 18 Desember 2017 hingga 8 Januari 2018.

Saat liburan akhir tahun ini, paling tidak bakal ada 6,02 juta pergerakan penumpang atau meningkat 8,26 persen jika dibandingkan pada tahun lalu yang mencapai 5,54 juta penumpang di 13 bandara.

Pada penyelenggaraan Posko 2016 pergerakan penumpang di 13 bandara Angkasa Pura I mencapai 5,54 Juta penumpang atau meningkat 9,73 perdsen dibanding pada tahun sebelumnya yang mencapai 5,28 juta penumpang. Sedangkan pergerakan pesawat mencapai 43,844 atau tumbuh 9,35 persen jika dibandingkan pada tahun sebelumnya yang mencapai 41,228 pergerakan pesawat.

“Angkasa Pura I telah berkordinasi secara intensif dengan seluruh stakeholders terkait untuk memastikan operasional serta pelayanan kepada penumpang di bandara berjalan dengan baik dan lancar,” ujar Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi, Minggu 24 Desember 2017.

Posko Nataru ini akan beroperasi sesuai jam operasional bandara. Selain melibatkan unsur internal, Angkasa Pura I juga melibatkan mitra di bandara seperti Kantor Otoritas Bandara, TNI, Polri, BMKG, Kantor Kesehatan Pelabuhan, pihak maskapai, dan ground handling.

“Kami juga menyiapkan jaringan CCTV yang terkoneksi dengan Center of Command di Kantor Pusat Angkasa Pura I di Jakarta. Selain itu kami juga menyiapkan Contact Center Bandara 172 yang beroperasi 24 jam untuk memberikan informasi kepada calon penumpang jasa transportasi udara,”

Ia mengatakan, Angkasa Pura I telah menyiapkan langkah-langkah jika terjadi keadaan darurat serta gangguan yang disebabkan oleh faktor alam. “Seluruh bandara Angkasa Pura I sudah memiliki Standard Operating Procedure (SOP) seperti Airport Disaster Management System (ADMS), yaitu panduan penanganan operasional khususnya bencana alam serta Airport Emergency Plan (AEP) jika terjadi keadaan darurat di bandara,” jelas Faik.

Catatan perseroan, Bandara Adi Soemarmo Solo menjadi bandara yang mengalami pertumbuhan penumpang dan pesawat paling tinggi pada libur Natal 2016 dan Tahun Baru 2017.

Tercatat pertumbuhan penumpang pada Nataru 2016 di Bandara Adi Soemarmo mencapai 194 ribu penumpang atau tumbuh 48,15 persen dibandingkan pada tahun 2015 yang mencapai 131 ribu penumpang. Sedangkan pertumbuhan pesawat mencapai 1,381 pergerakan pesawat atau tumbuh 48,18 persen dibandingkan pada tahun sebelumnya.

(dwisan/ttcom)

Berita Lainnya
Pengusaha Pakistan ingin Perkuat Bisnis dengan Indonesia JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Pengusaha Pakistan ingin memperkuat hubungan bisnis dengan Indonesia dalam...
Kemenkeu Pastikan Kelola Utang dengan Hati-Hati JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan dalam menyusun Anggaran Pendapa...
Mendag minta Kepala Dinas Kawal Persediaan Barang Pokok Jelang Natal JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita meminta para kepala dinas di pemer...
Merpati Airlines akan Beroperasi Tahun 2019 JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) yang sejak 1 Februari 2014 berhent...
Indonesia Jaring Wisatawan Denmark LONDON, TAJUKTIMUR.COM - Pertemuan bisnis di Kopenhagen yang pesertanya berasal dari industri pelanc...
Kanal: Ekonomi & Bisnis