Loading...

Bank Papua Target Raup Keuntungan Rp 209 M

JAYAPURA, TAJUKTIMUR.COM — Manajeman PT. Bank Pembangunan Daerah Papua (Bank Papua) ditargetkan oleh pemegang saham untuk meraih laba (keuntungan) pada 2018 sebesar Rp209 miliar atau naik 84,35 persen dibanding dengan 2017 yang sebesar Rp113 miliar.

Direktur Utama Bank Papua, F. Zendarto, mengungkapkan hal tersebut merupakan salah satu kesepakatan yang dihasilkan pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2017, di Gedung Negara, Kota Jayapura, pada 27 April 2018.

“2018 pemegang saham mengharapkan rencana bisnis yang telah ditargetkan dan diseakati dengan OJK bisa terealisir di 2018, antara lain RDB total aset Rp22,9 triliun,” ujar dia di Jayapura, Selasa (1/5).

“Pinjaman Rp14,6 triliun, DPK Rp18,2 triliun, laba setelah pajak minimal Rp209 miliar, NPL gross maksimal 10,87 persen dan NPL nett 3,14 persen,” sambungnya.

Ia pun mengklaim laporan direksi menganai tahun buku 2017 seluruhnya diterima pemegang saham karena sebagian besar target yang ada dalam rencana bisnis Bank Papua selama 2017 dianggap tercapai.

Menurut dia Bank Papua pun telah mengakomodir keinginan dari pemegang saham agar dilakukannya pembagian keuntungan.

“Laba bersih setelah pajak Rp113 miliar dan disepakati oleh pemegang saham bahwa deviden dibagi 55 persen,” katanya.

Berita Lainnya
Garuda Indonesia Sasar Potensi Umrah di Bandara Kertajati JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM -- PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk membidik potensi umrah di Bandara Kertajati di Majalengka. Pasalnya, bandara yang baru di...
BI Siap Layani Kebutuhan Uang Tunai di Lebaran 2018 JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM  -- Bank Indonesia (BI) menyatakan telah siap sepenuhnya dalam melayani kebutuhan uang tunai dan transaksi pembayaran lainnya ...
Pertamina Bentuk Satgas di Seluruh Indonesia JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM --  Agar pendistribusian bisa tepat sasaran, PT Pertamina membentuk tim satuan tugas (Satgas) yang ditempatkan di seluruh Indo...
Indonesia Fokuskan Kerjasama Ekonomi Kreatif untuk MIKTA ARGENTINA, TAJUKTIMUR.COM -- Menteri Luar Negeri RI, Retno LP Marsudi memimpin pertemuan ke-12 Menlu MIKTA  di sela-sela pertemuan Menlu G-20 di Palac...
Gubernur BI: Sistem Keuangan Lebih Baik dari 1998 JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM -- Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo menilai kondisi sistem keuangan saat ini lebih baik dari periode krisis pada 1998...
Kanal: Ekonomi & Bisnis