Loading...

BI Dorong Penggunaan Rupiah di Perbatasan Papua Nugini

JAYAPURA (TAJUKTIMUR.COM) — Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Papua terus berupaya mendorong para pelintas batas dari Papua Nugini (PNG) untuk menggunakan Rupiah untuk bertransaksi di Pasar perbatasan Skouw, Kota Jayapura.

Manajer Tim Pengembangan Ekonomi BI Papua, Yon Widiyono, di Jayapura, Selasa, menjelaskan sebenarnya bukan hanya pelintas batas yang menjadi sasaran utama, tetapi juga para pedagang di lokasi tersebut.

“Sosialisasi ini targetnya adalah para pelintas batas dari PNG dan juga para pedagang. Kita akan ke pasar Skouw untuk mempersuasi para pedagang agar mulai menggunakan mata uang rupiah dalam bertransaksi,” ujarnya.

Ia mengakui bila dalam aktifitas perdagangan di Pasar Perbatasan Skouw, mata uang PNG, Kina, masih digunakan meski sosialisasi mengenai Surat Edaran Bank Indonesia No.17/11/DKSP tanggal 1 Juni 2015 tentang kewajiban menggunakan rupiah di wilayah NKRI, sudah cukup sering dilakukan.

“Kami memantau kina amsih digunakan untuk bertransaksi meski ada juga yang sudah menggunakan rupiah. Ini adalah upaya panjang untuk mengubah kebiasaan antara pedagang dan pelintas batas yang biasa menggunakan kina menjadi rupiah,” kata dia.

“Itu tidak mudah, makanya kita berproses sejak tahun lalu hingga kini. Kami berharap pertengahan 2018 ketentuan menggunakan rupiah di wilayah NKRI sudah bisa ditegakan,” sambung Yon.

Menurutnya BI bersama Pemerintah daerah, aparat kepolisian dan beberapa pihak terkait lainnya, sudah akan membentuk sebuah tim untuk segera menegakan aturan tersebut.

“Juga akan dibentuk Satuan Tugas Mengawal Penggunaan Rupiah. Nanti kalau sudah dibentuk, kami meyakini sosialisasi akan lebih efektif,” katanya.

(hfd/ttcom)

Berita Lainnya
BSMI: Warga Sentani Masih Perlu Bantuan Hidup Dasar TAJUKTIMUR.COM, Sentani -- Korban banjir besar di Sentani, Papua masih membutuhkan bantuan kehidupa...
Ini Usulan Langkah Strategis Selesaikan Konflik Separatis di Papua JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Serangan kelompok separatis bersenjata di Papua kembali menelan korban 3 o...
KKB Kembali Menyerang, Ini Penjelasan Kapuspen TNI JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Sisriadi mengatakan pasukan ...
Tiga TNI tewas dalam kontak tembak dengan KKB di Nduga JAYAPURA, TAJUKTIMUR.COM - Tiga anggota TNI yang tergabung dalam Satgas Nanggala dilaporkan tewas da...
Polda Papua tetapkan Jafar Umar Thalib tersangka perusakan di Koya JAYAPURA, TAJUKTIMUR.COM - Direktorat Reserse dan Kriminal Umum Polda Papua menetapkan Jafar Umar Th...
Kanal: Ekonomi & Bisnis Papua