Loading...

BI Maluku: Tolak Uang Receh Bisa Disanksi

AMBON, TAJUKTIMUR.COM — Kepala Perwakilan BI Provinsi Maluku Bambang Pramasudi menyatakan sesuai dengan Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang, masyarakat yang menolak uang koin rupiah sebagai alat pembayaran dalam transaksi jual beli bisa dikenakan sanksi.

“Kami juga paham dibandingkan dengan uang kertas kayaknya agak-agak malas membawa-bawa uang logam, tapi masyarakat harusnya tidak menolak karena itu ada sanksinya,” katanya, di Ambon, Minggu.

Saat ini di beberapa wilayah di Maluku uang koin rupiah pecahan nominal Rp25, Rp50, Rp100 dan Rp200 seringkali ditolak sebagai alat pembayaran di kalangan masyarakat, khususnya pedagang pengecer, meskipun uang rupiah tersebut dalam jumlah besar.

Menurut Bambang, UU Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang yang merupakan lex spesialis atas Kitab UU Hukum Pidana (KUHP), telah mengatur dengan jelas bahwa siapapun yang bertransaksi keuangan di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) wajib menggunakan rupiah, baik dalam bentuk pecahan uang kertas maupun koin.

Karena itu tidak ada alasan bagi masyarakat untuk menolak uang koin rupiah sebagai alat transaksi jual beli.

BI, sebutnya, berkewajiban menyediakan uang rupiah dalam jumlah dan nominal berapa pun, baik dalam bentuk uang kertas maupun koin, kemudian didistribusikan kepada masyarakat sebagai alat pembayaran.

“Kalau kita kembali pada UU Nomor 7 Tahun 2011, di situ mengatakan bahwa siapapun yang bertransaksi di NKRI wajib menggunakan rupiah, baik pecahan uang kertas maupun logam,” ucapnya.

Berita Lainnya
BUMN Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Warga di 34 Provinsi JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini M. Soemarno mengapresiasi peran perusahaan negara dalam membantu mewujudkan kes...
Gempa 5 SR Guncang Seram Bagian Timur Maluku BULA, TAJUKTIMUR.COM - Gempa berkekuatan 5 skala Richter (SR) mengguncang wilayah Kabupaten Seram Bagian Timur, Maluku. Peristiwa tersebut terjadi Sen...
Pemkab MTB Hibahkan Tanah untuk Pembangunan Balai Karantina Ikan SAUMLAKI, TAJUKTIMUR.COM - Bupati Maluku Tenggara Barat menyerahkan dokumen hibah tanah milik Pemerintah Daerah kepada Badan Karantina Ikan, Pengendal...
Flash Mob Pesona Merah Putih Awali Festival Teluk Ambon 2018 AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Kolaborasi ratusan siswa SMA dan perguruan tinggi di sekitar Ambon, Maluku, mengawali rangkaian Festival Teluk Ambon 2018. Par...
Bendera Merah Putih Sepanjang 73 Meter Terbentang di Kota Tual KETERANGAN FOTO (Ilustrasi) - Ikatan Pemuda Pemudi Maren BTN (IPPMB) Kota Tual melakukan Long march membawa 73 obor dan pembentangan bendera merah put...
Kanal: Ekonomi & Bisnis Maluku