Loading...

BPS: Dalam Setahun Pengangguran Berkurang 40 Ribu Orang

JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) mengatakan dalam satu tahun (Agustus 2017-Agustus 2018) pengangguran di Indonesia berkurang sebanyak 40 ribu orang.

Data BPS yang dirilis pada Senin menyebut tingkat pengangguran terbuka pada Agustus tahun ini sebesat 5,34 persen, turun dari 5,5 persen pada Agustus tahun lalu.

Bila dilihat dari struktur ketenagakerjaan, Kepala BPS Suhariyanto mengatakan jumlah penduduk usia kerja sebanyak 194,78 juta orang. Sementara yang menjadi angkatan kerja sebanyak 131,01 juta orang.

“Dari jumlah angkatan kerja tersebut, tujuh juta orang lainnya masih menganggur,” ungkap dia.

Sementara penduduk yang bekerja pada Agustus tahun ini sebanyak 124,01 juta, atau bertambah 2,99 juta orang dari Agustus tahun lalu.

Dari jumlah tersebut, 88,43 juta orang merupakan pekerja penuh waktu selama minimal 35 jam per minggu dengan persentase 71,31 persen.

Kemudian, 27,37 juta orang atau 22,07 persen merupakan pekerja paruh waktu, sementara 8,21 juta orang atau 6,62 persen adalah pekerja setengah menganggur.

Suhariyanto menambahkan jumlah tenaga kerja Indonesia didominasi oleh lulusan SD ke bawah dengan jumlah 50,46 juta orang atau 40,69 persen. Kemudian pekerja lulusan SMP sebesar 22,43 juta orang atau 18,09 persen.

Tenaga kerja lulusan SMA sebanyak 22,34 juta orang atau 18,01 persen dan lulusan SMK sebanyak 13,68 juta orang atau 11,03 persen.

“Tenaga kerja lulusan Diploma hanya 3,45 juta orang atau 2,78 persen dan lulusan universitas hanya 11,65 juta orang atau 9,4 persen,” imbuh Suhariyanto.

Lebih lanjut, dia mengatakan dari jumlah 124,01 juta penduduk yang bekerja, mayoritas bekerja di sektor informal dengan jumlah 70,49 juta orang atau 56,84 persen.

“Pekerja yang bekerja di sektor formal sebanyak 53,52 juta orang atau 43,16 persen,” tambah dia.

Sementara itu, Suhariyanto mengatakan 63,77 juta orang dari 194,78 juta orang penduduk usia kerja, bukan angkatan kerja karena alasan mengurus rumah tangga sebanyak 39,65 juta orang, sekolah sebanyak 16,53 juta orang, dan lainnya sebanyak 7,59 juta orang.

Berita Lainnya
PT KCI Targetkan KMT jadi Uang Elektronik Tahun ini JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) menargetkan Kartu Multi Trip (KMT) bisa...
Lion Air Group Berlakukan Kebijakan Baru Soal Bagasi JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Maskapai penerbangan Lion Air dan Wings Air, yang merupakan bagian dari Li...
Kemenkominfo Terus Pantau Proses Refund ‘Bolt’ dan ‘First Media’ JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Setelah mengeluarkan keputusan pengakhiran penggunaan pita frekuensi radio...
Bank Muamalat Jalin kerja sama Pemanfaatan Data Kependudukan dengan Dukcapil JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk menjalin kerjasama dengan Direktorat Jender...
Selama Liburan Natal dan Tahun Baru, BCA Tetap Buka JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Selama periode libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, layanan kantor PT Ban...
Kanal: Ekonomi & Bisnis