Loading...

Ekspor Langsung Komoditi Perikanan Meningkat

AMBON (TAJUKTIMUR.COM) – Sales Manager PT Garuda Indonesia cabang Ambon, Agny Gallus Pratama menyatakan, ekspor langsung komoditi perikanan dari Bandara Pattimura menggunakan angkutan udara ke sejumlah negara tujuan meningkat.

“Ekspor langsung perdana perikanan ke Sidney Australia pada 16 Januari 2017, proses tersebut terus dilakukan dalam jumlah besar kali ini ke negera tujuan Jepang,” katanya di Ambon, Senin.

Ia mengatakan pihaknya memberikan kemudahan ekspor ke berbagai negara tujuan terutama Jepang, yang dilakukan pekan lalu sebesar 10 ton.

“Setelah menunggu beberapa minggu, ekspor dalam jumlah besar telah dilakukan sebesar 10 ton ke Jepang, kami berharap jumlah tersebut terus meningkat,” katanya.

Menurut Gallus, saat ini komoditas perikanan merupakan produk unggulan ekspor, diharapkan kedepan produk pertanian unggulan Maluku seperti pala, cengkeh juga bisa diekpor melalui udara, karena proses satu hari pengiriman memungkinkan lebih terjamin kualitasnya.

“Hal ini ditunjang juga dengan kerjasama satu atap dalam 24 hari dan satu minggu dengan berbagai instansi seperti bea cukai, Angkasa Pura, Disperindag, DKP dan semua pihak yang terlibat memudahkan pengusaha maupun agen kargo dalam mengirimkan komoditas ekspor,” ujarnya.

Pihaknya berharap, periode Maret – April 2018 diharapkan peningkatan ekspor bisa mencapai 300 ton dalam satu bulan.

Dengan kemudahan fasilitas satu atap dan harga khusus pengiriman Garuda Indonesia untuk rute internasional, diharapkan pengusaha di Maluku berani untuk secara langsung melakukan ekspor.

Diakuinya, pengembangkan premium service cargo service center (CSC) yakni pengiriman kargo jalur khusus seperti layanan penumpang kelas bisnis, serta biaya pengiriman yang murah.

“Premium service tidak berbeda jauh dengan kelas bisnis bagi penumpang, diharapkan kehadiran CSC dapat membangun sinergi dengan pemerintah daerah untuk mengembangkan hasil produksi,” tandas Gallus.

Ia menambahkan, hal ini juga tentunya akan menjadi catatan yang baik perkonomian Maluku, yang selama ini mencatatkan kegiatan ekspor di provinsi lain padahal komoditasnya berasal dari Maluku.

“Saya berharap, tahun ini merupakan tahun kebangkitan ekspor agar Maluku semakin jaya, dan kedepan pengusaha dari luar juga dapat menanamkan modalnya di Maluku, dan pada akhirnya berdampak pada peningkatan taraf hidup masyarakat,” tandasnya.

(as)

Berita Lainnya
Batik Kuasai Pasar Global JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Nilai perdagangan produk pakaian jadi dunia yang mencapai 442 miliar dolar AS akan menjadi peluang besar bagi industri batik...
Senin Sore Rupiah Tembus Rp14.610 JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin sore, bergerak melemah sebesar 124 poin menjadi Rp14....
Kementan Targetkan Ekspor 15 Ribu Ton Bawang Merah JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Kementerian Pertanian intensif mendorong realisasi ekspor berbagai komoditas seperti kelapa sawit, jagung, buah-buahan, bawa...
Barter Valas ke Rupiah Mahal, Ini Kata Ketua Umum GPEI JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Mekanisme dan biaya swap atau sederhananya kegiatan barter valas ke rupiah dikeluhkan kalangan pengusaha karena dianggap mah...
Indef: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia hanya Bersifat Sementara JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan II-2018 yang melampaui perkiraan sebelumnya, yakni sebesar 5,27% dibandingkan pe...
Kanal: Ekonomi & Bisnis