Loading...

IHSG Rabu ditutup melemah 26,64 poin

JAKARTA (TAJUKTIMUR.COM) – Pergerakan indeks harga saham gabungan Bursa Efek Indonesia, Rabu (13/9), ditutup melemah sebesar 26,64 poin dipicu koreksi saham-saham sektor pertambangan.

IHSG BEI ditutup melemah 26,64 poin atau 0,45 persen menjadi 5.845,73 poin. Sementara itu kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak melemah 4,74 poin (0,48 persen) menjadi 973,31 poin.

Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi di Jakarta, Rabu (13/9) mengatakan bahwa IHSG mengalami tekanan menyusul saham-saham sektor pertambangan yang terkoreksi cukup dalam menyusul rencana rencana pembuatan aturan khusus pada harga batu bara dalam negeri (DMO) oleh pemerintah.

“Rencana pemerintah itu karena usulan Perusahaan Listrik Negara (PLN) mengenai pembangkit listrik membutuhkan bahan bakar yang harganya efesien. Kondisi itu berpotensi menurunkan harga batu bara dalam negeri,” katanya.

Di sisi lain, lanjut dia, investor asing yang kembali melanjutkan aksi lepas saham turut membebani IHSG. Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia pada (Rabu, 13/9), investor asing mencatatkan jual bersih atau “foreign net sell” di pasar reguler sebesar Rp324,44 miliar.

Analis Indosurya Mandiri Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan bahwa fluktuasi harga komoditas masih memberikan pengaruh terhadap pola gerak IHSG, diharapkan fundamental ekonomi nasional yang kondusif menahan tekanan indeks lebih dalam.

“Apresiasi rupiah menyusul ekspektasi ekonomi nasional yang kondusif diharapkan dapat mendorong investor kembali mengakumulasi saham,” katanya.

Sementara itu tercatat frekuensi perdagangan sebanyak 335.043 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 9,263 miliar lembar saham senilai Rp6,830 triliun. Sebanyak 123 saham naik, 212 saham menurun, dan 95 saham tidak bergerak nilainya atau stagnan.

Bursa regional, di antaranya indeks bursa Nikkei naik 89,20 poin (0,45 persen) ke 19.865,82, indeks Hang Seng melemah 78,16 poin (0,28 persen) ke 27.894,08, dan Straits Times melemah 5,33 poin (0,16 persen) ke posisi 3.230,36.

(ant/and)

Berita Lainnya
TCASH Berubah Menjadi LinkAja JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Untuk menghadirkan layanan keuangan elektronik yang lebih baik, mudah dan ...
PT KCI Targetkan KMT jadi Uang Elektronik Tahun ini JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) menargetkan Kartu Multi Trip (KMT) bisa...
Lion Air Group Berlakukan Kebijakan Baru Soal Bagasi JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Maskapai penerbangan Lion Air dan Wings Air, yang merupakan bagian dari Li...
Kemenkominfo Terus Pantau Proses Refund ‘Bolt’ dan ‘First Media’ JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Setelah mengeluarkan keputusan pengakhiran penggunaan pita frekuensi radio...
Bank Muamalat Jalin kerja sama Pemanfaatan Data Kependudukan dengan Dukcapil JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk menjalin kerjasama dengan Direktorat Jender...
Kanal: Ekonomi & Bisnis