Loading...

Indonesia Incar Potensi USD88 miliar Pasar Komponen Pesawat Dunia

JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM – Indonesia menggenjot ekspor komponen pesawat terbang seiring berkembangnya kemampuan industri nasional dalam sektor ini.

Direktur Jenderal Ketahanan dan Pengembangan Akses Industri Internasional (KPAII) Kementerian Perindustrian I Gusti Putu Suryawirawan mengatakan beberapa pelaku industri pesawat nasional akan berpartisipasi dalam perhelatan akbar industri dirgantara, yakni Farnborough International Airshow (FIA) 2018 di Farnborough, Inggris, yang digelar 16-22 Juli.

Dia mengharapkan industri nasional bisa mengakses rantai suplai global industri komponen pesawat terbang, sehingga bisa terhubung dengan komunitas global industri aeronautika dan menjadi subkontraktor pengerjaan komponen pesawat terbang dunia.

“Industri dirgantara nasional sudah cukup berkembang,” ujar dia dalam pernyataan pers, Kamis.

Indonesia telah mengekspor komponen pesawat terbang sebesar USD83 juta pada 201, sementara potensi perdagangan dunia dalam sektor mencapai USD88 miliar.

Perusahaan yang mengikuti pameran bergerak pada bidang aero structure, component, tools and gauge, avionics, precision parts, rubber-based components, hingga engineering services.

Mereka adalah PT Dirgantara Indonesia, PT Pudak Scientific, PT Santoso Teknindo, PT Chroma International, PT Infoglobal Teknologi Semesta, PT Yogya Presisi Tehniktama Industri, dan PT Indonesia Polyurethane Industry.

Peningkatan ekspor nasional, menurut Putu, merupakan kebijakan pemerintah dalam menekan defisit neraca belanja nasional.

Menurut Putu, perusahaan tersebut sudah lolos dalam kurasi yang digelar pemerintah bersama salah satu ahli aeronautika Institut Teknologi Bandung, Lavi Zuhal dan Tatacipta Dirgantara.

Hasil kurasi tersebut menyimpulkan secara umum industri dirgantara nasional memiliki potensi yang memadai untuk mengakses rantai suplai industri pesawat terbang dunia.

Namun demikian, Putu menambahkan, industri dirgantara masih banyak yang perlu dibenahi, terutama sertifikasi dan dukungan pada kegiatan promosi internasional untuk membangun jejaring kerja dan memperkenalkan kemampuan industrinya.

Sekjen Indonesia Aircraft Component Manufacturer Association (INACOM) Surijanto Santoso mengatakan partisipasi dalam ajang FIA 2018 merupakan kesempatan membangun networking, benchmarking, dan menjalin kolaborasi dengan komunitas industri pesawat terbang dunia.

Berita Lainnya
Indonesia Ikuti Pertemuan Dewan Bisnis APEC PORT MORESBY, TAJUKTIMUR.COM - Presiden Joko Widodo menghadiri pertemuan Dewan Bisnis Asia-Pacific E...
Kemenkeu Siap Luncurkan Portal Lelang JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Kementerian Keuangan siap meluncurkan domain portal lelang Indonesia "lela...
Jusuf Kalla: Hadapi Revolusi Industri 4.0, Tingkatkan Daya Saing JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla memberi arahan kepada pelaku industri ...
Pertamina Temukan Cadangan Gas Baru di Pantai Utara Jawa Barat KARAWANG, TAJUKTIMUR.COM - PT Pertamina Hulu Energi melalui anak perusahaannya, PT Pertamina Hulu En...
Pengusaha Pakistan ingin Perkuat Bisnis dengan Indonesia JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Pengusaha Pakistan ingin memperkuat hubungan bisnis dengan Indonesia dalam...
Kanal: Ekonomi & Bisnis