Loading...

Ini Prioritas Anggaran Negara Tahun 2019

JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM — Pemerintah dan DPR telah sepakat Rencana Kerja Pemerintah 2019 mengangkat tema pemerataan pembangunan untuk pertumbuhan berkualitas dengan norma pokok pembangunan diantaranya harus bersifat holistik komprehensif dengan memperhatikan seluruh dimensi terkait.

Pembangunan dui 2018, dibagi ke dalam tiga dimensi pembangunan yaitu dimensi pembangunan manusia, dimensi pembangunan sektor unggulan serta dimensi pemerataan dan kewilayahan.

Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) Jazilul Fawaid mengatakan, RKP perlu memperhatikan kondisi kepastian dan penegakkan hukum, keamanan dan ketertiban, politik dan demokrasi serta tata kelola dan reformasi birokrasi.

Prioritas nasional dalam RKP tahun 2019 yaitu pembangunan manusia melalui pengurangan kemiskinan dan peningkatan pelayanan dasar. Mengurangi kesenjangan antar wilayah melalui penguatan konektifitas kemaritiman. Meningkatkan nilai tambah ekonomi dan penciptaan lapangan kerja melalui pertanian, industri, pariwisata dan jasa produktif lainnya. Pemantapan ketahanan energi, pangan dan sumberdaya air. Serta stabilitas keamanan nasional dan kesuksesan pemilu.

Dalam asumsi dasar RAPBN 2019, pertumbuhan ekonomi ditargetkan tumbuh berkisar 5,2-5,6 persen. Kemudian laju inflasi ditargetkan 2,5-4,5 persen. Nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS berada di kisaran Rp 13.700 hingga Rp 14.000 per dolar AS.

Sedangkan tingkat bunga SPN 3 bulan di kisaran 4,6 persen sampai 5,2 persen. Untuk harga minyak mentah Indonesia ditargetkan 60-70 dolar AS per barel. Kemudian lifting minyak bumi di kisaran 722 ribu hingga 805 ribu barel per hari. Dan terakhir lifting gas bumi berada pada kisaran 1,2-1,3 juta barel per hari.

Target pembangunan dalam tahun 2019, tingkat pengangguran ditekan pada kisaran 4,8-5,2 persen, angka kemiskinan di kisaran 8,5-9,5 persen, gini rasio 0,38-0,39, lalu indeks pembangunan manusia IPM sebesar 71,98 persen.

Berita Lainnya
BUMN Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Warga di 34 Provinsi JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini M. Soemarno mengapresiasi peran perusahaan negara dalam membantu mewujudkan kes...
Sri Mulyani Menyayangkan Pernyataan Ketua MPR Soal Utang JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyayangkan pernyataan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan soa...
Batik Kuasai Pasar Global JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Nilai perdagangan produk pakaian jadi dunia yang mencapai 442 miliar dolar AS akan menjadi peluang besar bagi industri batik...
Senin Sore Rupiah Tembus Rp14.610 JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin sore, bergerak melemah sebesar 124 poin menjadi Rp14....
Kementan Targetkan Ekspor 15 Ribu Ton Bawang Merah JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Kementerian Pertanian intensif mendorong realisasi ekspor berbagai komoditas seperti kelapa sawit, jagung, buah-buahan, bawa...
Kanal: Ekonomi & Bisnis