Loading...

Ini yang Dilakukan Pengelola KRL Jabodetabek Sepanjang 2017

JAKARTA (TAJUKTIMUR.COM) – Pengelola transportasi massal berbasis kereta, PT Kereta Commuter lndonesia (PT KCI) mengklaim telah melakukan berbagai macam inovasi serta modernisasi layanan KRL Commuter Line sepanjang 2017.

Direktur Utama PT KCI Muhammad Nurul Fadhila menegaskan, inovasi dan modernisasi dilakukan karena semakin bertambahnya jumlah maupun kebutuhan pengguna jasa KRL dengan mengubah fasilitas pelayanan, konektivitas antar moda angkutan, dan keselamatan pengguna.

Perseroan sepanjang 2017, melakukan penambahan rangkaian dengan formasi 12 kereta dan 10 kereta. Hingga saat ini, PT KCI mengoperasikan 20 rangkaian dengan formasi 12 kereta dan 42 rangkaian dengan formasi 10 kereta. Bila dibandingkan tahun 2016, terdapat penambahan 11 rangkaian dengan formasi 10 kereta, dan 2 rangkaian dengan formasi 12 kereta.

Saat ini rangkaian formasi 12 kereta baru dioperasikan untuk lintas Bogor Jakarta Kota dan Bekasi – Jakarta Kota, sejumlah lintas lainnya akan mulai dioperasikan formasi 12 kereta setelah pekerjaan perpanjangan peron yang masih dalam tahap pengerjaan selesai dilakukan oleh PT Kereta Api Indonesia (persero) dan Satuan Kerja Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan.

Selain penambahan rangkaian kereta, PT KCI telah merampungkan pembangunan insfrastruktur fasilitas pelayanan berupa perluasan maupun pembangunan hall baru di empat stasiun diantaranya Jakarta Kota, Tebet, Tangerang, dan Tanah Abang. Tak hanya itu, enam underpass di Stasiun Cilebut, Citayam, Bojong Gede, Tebet, Sudimara, dan Pondok Ranji serta Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Stasiun Tanah Abang resmi beroperasi pada tahun 2017.

Perseroanpun, telah melakukan perluasan jangkauan layanan KRL di arah barat hingga Stasiun Rangkasbitung serta Stasiun Cikarang di sebelah timur. Perluasan jangkauan pelayanan hingga Stasiun Rangkasbitung dan Stasiun Cikarang yang diikuti pembukaan Stasiun Citeras, Bekasi Timur, Tambun, Cibitung, dan Angke juga mampu mendorong realisasi volume pengguna KRL sepanjang 2017 secara keseluruhan.

Perseoan telah modernisasi layanan selanjutnya adalah terkait layanan informasi dan transaksi bagi pengguna. Pada tahun 2016, PT KCI telah mengoperasikan 50 unit vending machine yang disebar di 13 stasiun dan pada 2017 telah menambah186 unit vending machine dengan berbagai macam fungsi, antara lain vending machine khusus isi ulang saldo Kartu Multi Trip (KMT) sebanyak 94 unit, vending machine khusus transaksi Tiket Harian Berjaminan (THB) 66 unit, dan 26 unit vending machine penyelaras tarif (Fare Adjustment).

PT KCI telah menambah 143 gate elektronik untuk semakin memudahkan pergerakan penumpang masuk dan keluar stasiun. Total hingga saat ini PT KC! mengoperasikan sebanyak 236 unit vending machine dan 749 gate yang disebar di 79 stasiun.

Anak usaha PT KAI ini telah melakukan integrasi antarmoda melalui kerjasama dengan pemerintah daerah setempat  seperti di Stasiun Tebet, serta perluasan hall juga dibangun di Stasiun Jakarta Kota, Tangerang, dan Tanah Abang.

(and/ttcom)

Berita Lainnya
Indonesia Halal Watch Dorong Lahirnya Auditor Produk Halal JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Indonesia Halal Watch (IHW) mendorong lahirnya auditor halal sesuai Undang...
Menperin Minta Insinyur Ciptakan Inovasi Industri 4.0 JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menilai insinyur berperan penting...
Indonesia Tekankan Isu Digital dan Inklusivitas pada APEC JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Isu digital dan inklusivitas menjadi dua poin utama yang disampaikan pemer...
Jokowi: Selama Empat Tahun Pemerintah Bangun Fondasi Ekonomi JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan, selama empat tahun pemerintah...
Indonesia Pasar Potensial Produk Halal Jepang JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Indonesia dikenal sebagai negara dengan populasi muslim terbesar dunia. De...
Kanal: Ekonomi & Bisnis