Loading...

Investor Brunei akan Berinvestasi di Tidore Kepulauan

TERNATE (TAJUKTIMUR.COM) – Investor dari Brunei Darusalam tertarik menanamkan modalnya pada berbagai sektor di Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara (Malut), di antaranya sektor pertanian, perternakan dan perikanan.

Kepala Dinas Pertanian Tidore Kepulauan, Imran Jasin di Tidore, Jumat, mengatakan investor dari Brunei Darusallam itu akan bekerja sama dengan PT Halmahera Jaya Gemilang, salah satu perusahaan dalam negeri untuk merealisasikan investasinya di Tidore Kepulauan.

Nota kesapahaman (MoU) antara Pemkot Tidore Kepulauan dengan investor dari Brunei Darusallam dan PT Halmahera Jaya Gemilang sudah ditandatangani di Brunei Darusallam beberapa waktu lalu, khusus untuk Pemkot Tidore Kepulauan dilakukan oleh Wali Kota Tidore Kepulauan Ali Ibrahim.

Menurut dia, investor dari Brunei Darusallam tersebut akan mengembangkan usaha penanaman jagung seluas 25 ribu hektare, pada sektor perternakan akan mengembangkan sapi dan kambing di areal seluas 250 hektare dan pada sektor perikanan akan mengembangkan usaha tambak udang seluas 500 hektare.

Hasil dari usaha tersebut akan ditujukan untuk ekspor, khususnya ke negara-negara Timur Tengah, sehingga sejalan dengan program pemerintah pusat yang terus mendorong pengembangan investasi untuk meningkatkan ekspor.

Pemkot Tidore Kepulauan, kata Imran Jasin, sudah menyediakan lahan untuk lokasi pengembangan usaha investor dari Brunei Darusallam tersebut, yakni di wilayah Oba, Oba Tengah dan Oba Selatan, yang selama ini dikenal sebagai wilayah potensial untuk pengembangan pertanian, perternakan dan perikanan.

Adanya investasi dari investor Brunei Darusallam tersebut, selain akan mendorong aktivitas ekonomi di Tidore Kepulauan, juga akan meningkatkan pendapatan daerah, membuka lapangan kerja serta merangsang tumbuhnya berbagai usaha lainnya, seperti perdagangan dan transportasi.

Ia menambahkan tenaga kerja yang akan terserap oleh usaha yang akan dikembangkan investor dari Brunei Darusallam tersebut diperkirakan mencapai 2.000 orang, di mana 80 persen di antaranya diperuntukkan bagi pencari kerja dari daerah setempat.

(as)

Berita Lainnya
Ratusan Perusahaan di Asia Pasifik Ikuti Pameran Transformasi Industri JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Sebanyak 200 perusahaan terkemuka di dunia akan mengikuti pameran "Transformasi Industri Asia Pacific" yang akan berlangsung di Singapura pada 1...
Bank BRI Fasilitasi Pengelolaan Keuangan Lion Air Group JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero),Tbk resmi mengelola keuangan Lion Air Group melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang dilakuka...
Marzuki Alie Dorong Penguatan Ekonomi melalui Koperasi SIDOARJO, TAJUKTIMUR.COM - Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie mendorong adanya penguatan ekonomi kemasyarakatan melalui koperasi terutama dalam menyongsong demografi tenaga...
Pertamina: 69 Terminal BBM Siap Salurkan B20 JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - PT Pertamina (Persero) telah menyalurkan bahan bakar campuran biodiesel 20 persen (B20) pada 69 terminal BBM sejak 1 September hingga 14 Septem...
Revolusi Industri 4.0 Kesempatan Generasi Muda Kuasai Ekonomi Digital JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Era revolusi industri 4.0 membuka kesempatan bagi sumber daya manusia (SDM) khususnya generasi muda di sektor manufaktur untuk memiliki keahlian...
Kanal: Ekonomi & Bisnis