Loading...

Keren… Orang Asli Papua Kuasai UMKM di Kota Jayapura

JAYAPURA (TAJUKTIMUR.COM) – Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Kota Jayapura, Robert Awi mengatakan, orang asli Papua mendominasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Jayapura.

Jumlah UMKM di Kota Jayapura yang tersebar di lima distrik mencapai 3 ribu, yang pembinaannya dimulai sejak 2010, serta pendampingannya dilakukan pada 2016.

“Jumlah itu dibagi ke dalam kelompok, masing-masing UMKM memiliki usaha kios, roti, kue, usaha pinang, keripik, kerupuk dan masing banyak lagi,” kata Robert.

Dari 3 ribu UMKM di Kota Jayapura, kata Robert, UMKM Port Numbay sebanyak 400 orang, UMKM Papua 2 ribu orang, sisanya non Papua.

“Tak ada kendala dalam memasarkan. Habis dikonsumsi masyarakat Kota Jayapura. Ada beberapa produk yang kami kirim keluar, seperti sarang semut dan buah merah,” jelas Robert.

Lebih lanjut Robert mengaku, minat masyarakat di Kota Jayapura untuk UMKM sudah sangat tinggi, hanya saja kelemahannya di manajemen keuangannya.

“Modal awalnya Rp50 juta setiap kelompok usaha. 2015 kami bantu 100 UKM, 2016 ada 100 UMKM. 2017 yang gagal hanya 10 orang karena tidak mampu mengelola manajemen keuangannya dengan baik,” jelasnya.

(ant/and)

Berita Lainnya
Indonesia Halal Watch Dorong Lahirnya Auditor Produk Halal JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Indonesia Halal Watch (IHW) mendorong lahirnya auditor halal sesuai Undang...
Menperin Minta Insinyur Ciptakan Inovasi Industri 4.0 JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menilai insinyur berperan penting...
Indonesia Tekankan Isu Digital dan Inklusivitas pada APEC JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Isu digital dan inklusivitas menjadi dua poin utama yang disampaikan pemer...
Jokowi: Selama Empat Tahun Pemerintah Bangun Fondasi Ekonomi JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan, selama empat tahun pemerintah...
Indonesia Pasar Potensial Produk Halal Jepang JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Indonesia dikenal sebagai negara dengan populasi muslim terbesar dunia. De...
Kanal: Ekonomi & Bisnis