Loading...

Media Miliki Peran Penting Dalam Perekonomian

JAKARTA (TAJUKTIMUR.COM) – Asisten Gubernur Bank Indonesia, Dyah Nastiti, menyatakan, media memiliki peranan vital dalam bidang perekonominan terutama terkait kebijakan-kebijakan yang akan diinformasikan kepada masyarakat.

“Media merupakan jembatan yang menghubungkan kita dengan masyarakat sehingga pengaruhnya terhadap kehidupan masyarakat cukup besar,” kata dia, saat membuka “Pelatihan Wartawan Daerah Bank Indonesia”, di Jakarta, Senin.

Setiap kebijakan yang diambil dan dilakukan oleh Bank Indonesia hendaknya dapat secara utuh dan benar diserap oleh masyarakat. Apabila media salah memberikan informasi tentu akan berdampak bagi informasi yang diterima oleh masyarakat.

“Kita menginginkan program yang ada dapat diketahui oleh masyarakat luas baik secara nasional maupun internasional,” kata dia.

Menurut dia di Indonesia saat ini tengah mengalami masa transisi sehingga setiap instansi maupun media harus mampu menaklukkan tantangan ini agar seluruh informasi dan kebijakan dapat diserap masyarakat.

“Saat ini masyarakat telah jarang membaca koran dan mereka mendapatkan informasi dari aplikasi yang ada di gawai mereka. Hal ini harus menjadi perhatian dan tantangan bagi kita agar terus berbenah sehingga informasi yang diberikan oleh media sampai kepada masyarakat,” kata dia.

Sementara Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Agusman, mengatakan, media massa berperan dalam mengawal kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh otoritas.

Ia mengatakan peranan ini yang menjadi perhatian Bank Indonesia mengumpulkan 580 wartawan media cetak, elektronik dan radio yang berasal d 46 kantor perwakilan Bank Indonesia di 34 provinsi di Indonesia.

“Bank Indonesia memandang perlu adanya peningkatan pemahaman media terhadap fungsi Bank Sentral dalam kebijakan moneter, sistem pembayaran dan sistem keuangan,” kata dia.

Pelatihan Wartawan Daerah

Sedikitnya 580 wartawan daerah dari seluruh Indonesia mengikuti pelatihan yang digelar Bank Indonesia (BI) di Jakarta pada 19-21 November 2017.

Pelatihan itu dibuka secara resmi oleh Asisten Gubernur BI, Dyah Nastiti di Puri Agung (Ballroom) hotel Grand Sahid Jaya, dan dilanjutkan dengan kegiatan diskusi terkait pengendalian inflasi daerah.

Dyah Nastiti mengatakan, komunikasi yang lancar, efektif, dan efesien membutuhkan peran serta dari media massa, sebagai institusi yang memiliki tugas menyebarkan berita dan informasi yang objektif dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Sebagai salah satu pilar demokrasi, media massa juga memiliki peranan untuk mengawal kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh otoritas,” ujarnya.

Atas peran media massa yang besar tersebut, Bank Indonesia memandang penting untuk meningkatkan pemahaman wartawan secara rutin, terutama terkait fungsi Bank Sentral dalam kebijakan monoter, sistem pembayaran, dan stabilitas sistem keuangan.

Salah satu bentuk nyata dari niat tersebut adalah penyelenggaran pelatihan wartawan daerah tahun 2017 dengan tema “pengendalian inflasi daerah untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat”.

“Ini merupakan kali yang kedua BI menyelenggarakan pelatihan bagi wartawan daerah secara bersama-sama di Jakarta, menyusul sebelumnya dilakukan oleh masing-masing kantor Perwakilan Bank Indonesia,” katanya.

Peserta pelatihan yang merupakan wartawan media massa ini berasal dari 34 provinsi dan menjadi stakeholder dari 46 Kantor Perwakilan Bank Indonesia.

Sedangkan nara sumber yang dihadirkan antara lain Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang membawa materi terkait pengendalian oleh Kepala Daerah. Satu nara sumber lainnya yakni Mirza Adityaswara.

(dwisan/ttcom)

Berita Lainnya
Jusuf Kalla: Hadapi Revolusi Industri 4.0, Tingkatkan Daya Saing JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla memberi arahan kepada pelaku industri ...
Pertamina Temukan Cadangan Gas Baru di Pantai Utara Jawa Barat KARAWANG, TAJUKTIMUR.COM - PT Pertamina Hulu Energi melalui anak perusahaannya, PT Pertamina Hulu En...
Pengusaha Pakistan ingin Perkuat Bisnis dengan Indonesia JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Pengusaha Pakistan ingin memperkuat hubungan bisnis dengan Indonesia dalam...
Kemenkeu Pastikan Kelola Utang dengan Hati-Hati JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan dalam menyusun Anggaran Pendapa...
Mendag minta Kepala Dinas Kawal Persediaan Barang Pokok Jelang Natal JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita meminta para kepala dinas di pemer...
Kanal: Ekonomi & Bisnis