Loading...

Menkeu: Batas Barang Sebelumnya USD 250 menjadi USD 500

JAKARTA (TAJUKTIMUR.COM) – Menteri Keuangan Sri Mulyani mengubah aturan batas harga barang bawaan resmi para pelancong Indonesia dari luar negeri. Langkah ini diklaim sebagai bagian dari peningkatan layanan kepada masyarakat.

“Kami mengubah PMK yang diatur sejak 2010 itu menjadi PMK baru di mana volume untuk jumlah FOB per orang,” kata Sri Mulyani di Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat 29 Desember 2017.

Nantinya, pemerintah menetapkan, tarif sebesar 10 persen bagi setiap nilai barang yang melebihi dari batas yang sudah ditetapkan. Dalam PMK yang baru ini, pemerintah menghapus istilah keluarga. Batas barang yang sebelumnya USD 250 menjadi USD 500.

“Dulunya kan satu keluarga USD 1.000. Jadi sekarang setiap orang USD 500. Namun jangan sampai nanti beli tas yang harganya USD 2.000 dibagi empat. Artinya kalau bawa barang dengan nilai US$ 700, maka USD 500 bebas, yang USD 200 kena 10,” tuturnya.

Menkeu mengklaim, penyederhanaan regulasi ini harus dibareni dengan perbaikan pelayanan, meningkatkan integritas, dan profesionalisme oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

(and/ttcom)

Berita Lainnya
Indonesia Ikuti Pertemuan Dewan Bisnis APEC PORT MORESBY, TAJUKTIMUR.COM - Presiden Joko Widodo menghadiri pertemuan Dewan Bisnis Asia-Pacific E...
Kemenkeu Siap Luncurkan Portal Lelang JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Kementerian Keuangan siap meluncurkan domain portal lelang Indonesia "lela...
Jusuf Kalla: Hadapi Revolusi Industri 4.0, Tingkatkan Daya Saing JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla memberi arahan kepada pelaku industri ...
Pertamina Temukan Cadangan Gas Baru di Pantai Utara Jawa Barat KARAWANG, TAJUKTIMUR.COM - PT Pertamina Hulu Energi melalui anak perusahaannya, PT Pertamina Hulu En...
Pengusaha Pakistan ingin Perkuat Bisnis dengan Indonesia JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Pengusaha Pakistan ingin memperkuat hubungan bisnis dengan Indonesia dalam...
Kanal: Ekonomi & Bisnis