Loading...

Menkeu Optimistis Perry Warjiyo Bisa Pimpin BI

JAKARTA (TAJUKTIMUR.COM) — Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menilai Perry Warjiyo memiliki sejumlah pengalaman dan atribut untuk memimpin Bank Indonesia.

“Dari pengalaman yang beliau miliki sudah ada kesempatan dan pengalaman untuk menyiapkan peranan Gubernur Bank Indonesia yang dibutuhkan,” kata Sri Mulyani di Jakarta, Selasa.

Sri Mulyani mengatakan pengalaman maupun atribut telah terlihat karena saat ini Perry masih aktif menjabat sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia dan pernah berkarir sebagai Direktur Eksekutif di Dana Moneter Internasional (IMF).

Sri Mulyani mengharapkan Perry Warjiyo, apabila terpilih sebagai Gubernur Bank Indonesia yang baru, bisa menghadapi tantangan ekonomi regional maupun global yang selalu dinamis.

Selain itu, Sri Mulyani meminta Perry Warjiyo untuk menjaga hubungan antara Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan dan Lembaga Penjamin Simpanan yang selama ini terjalin dengan baik.

“Itu bisa diteruskan dan itu paling penting, karena ketika kita akan mengelola ekonomi di saat menghadapi situasi makin dinamis, maka hubungan institusi ini harus makin erat dan makin baik,” jelas Sri Mulyani.

(hfd/ttcom)

Berita Lainnya
TCASH Berubah Menjadi LinkAja JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Untuk menghadirkan layanan keuangan elektronik yang lebih baik, mudah dan ...
PT KCI Targetkan KMT jadi Uang Elektronik Tahun ini JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) menargetkan Kartu Multi Trip (KMT) bisa...
Lion Air Group Berlakukan Kebijakan Baru Soal Bagasi JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Maskapai penerbangan Lion Air dan Wings Air, yang merupakan bagian dari Li...
Kemenkominfo Terus Pantau Proses Refund ‘Bolt’ dan ‘First Media’ JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Setelah mengeluarkan keputusan pengakhiran penggunaan pita frekuensi radio...
Bank Muamalat Jalin kerja sama Pemanfaatan Data Kependudukan dengan Dukcapil JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk menjalin kerjasama dengan Direktorat Jender...
Kanal: Ekonomi & Bisnis