Loading...

Menteri BUMN Rini Soemarno Resmikan Paviliun Indonesia

BALI, TAJUKTIMUR.COM – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno membuka pameran Paviliun Indonesia yang diselenggarakan bersamaan dengan perhelatan Pertemuan Dana Moneter Internasional-Bank Dunia (IMF-WB) di kawasan Nusa Dua, Bali, Selasa.

“Ini adalah kolaborasi dan sinergi BUMN untuk memperkenalkan aktivitas BUMN yang didukung Bekraf. Bagaimana kita bisa merepresentasikan dan menggambarkan pada para visitor kita yang datang untuk IMF-WB sehingga mereka bisa melihat secara sekilas kekayaaan, kecantikan dan kreativitas rakyat Indonesia dan kemampuan BUMN kita dalam membuat produk-produk di Indonesia,” kata Rini usai berkeliling meninjau pameran tersebut di Hotel Westin, Nusa Dua.

Dalam pameran tersebut, pemerintah Indonesia menawarkan 79 proyek dari 21 BUMN seperti untuk pembangunan jalan tol, petrokimia dan hilirisasi tambang.

“Diharapkan mereka tertarik dengan BUMN kita. Tapi tanggal 11 nanti akan ada penandatanganan kerja sama dengan nilai total kira-kira hampir Rp200 triliun. Insya Allah itu berjalan lancar, salah satunya ya proyek petrokimia itu,” katanya.

Rini yang didampingi Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf sempat mengenakan kain tenun Bali yang disebut tenun “kolok” atau tenun bahasa isyarat karena pembuatnya adalah para penyandang disabilitas dari Desa Bengkala, Bali.

Pameran Paviliun Indonesia digelar selama pelaksanaan pertemuan tahunan Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia di Nusa Dua, Bali, 8-14 Oktober 2018.

Paviliun Indonesia menampilkan keberhasilan pembangunan infrastruktur seperti jalan raya, jalan tol, bandara hingga pelabuhan.

Selain itu pembangunan di bidang telekomunikasi, bisnis serta industri strategis nasional seperti pesawat, tank, dan kapal ditampilkan bagi ribuan delegasi IMF dan Bank Dunia.

Berbagai faktor pendukung investasi yang dapat menarik para investor untuk menanamkan modalnya di Indonesia juga ditampilkan dalam stan tersebut.

Sekitar 150 usaha mikro kecil menengah (UMKM) dari 64 pemerintah kabupaten/kota di Indonesia juga turut dilibatkan dalam memamerkan hasil karyanya.

Paviliun Indonesia terbagi dalam beberapa ruangan sesuai tema seperti BUMN Hall, workshop, pameran, area VIP, area investasi, serta “coffee shop”.

Berita Lainnya
Peserta Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia 2018 Apresiasi Capaian Indonesia BALI, TAJUKTIMUR.COM - Para peserta pertemuan tahunan IMF-Bank Dunia 2018 mengapresiasi berbagai pencapaian Indonesia sebagai tuan rumah. Hadir dalam jumpa pers adalah...
BI Dorong Peran Ekonomi Syariah untuk Pertumbuhan Berkelanjutan BALI, TAJUKTIMUR.COM - Bank Indonesia (BI) terus mendorong peran ekonomi dan keuangan syariah untuk mendukung tercapainya pertumbuhan berkelanjutan (Sustainable Developme...
Sri Mulyani Raih Penghargaan Sebagai Menkeu Terbaik BALI, TAJUKTIMUR.COM - Sri Mulyani Indrawati memperoleh penghargaan sebagai Menteri Keuangan terbaik di kawasan Asia Timur dan Pasifik versi majalah Global Markets. Pe...
MUI: Destinasi Wisata Halal Jaga Tujuan Wisata Sesuai Syariat JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Kemenpar bersama MUI menggelar acara bimbingan teknis untuk mengembangkan jalur wisata tematik berbasis halal bertempat di Swiss Bell Hotel Gunu...
Pemerintah Siapkan Kebijakan Atasi Tantangan Ekonomi BADUNG, TAJUKTIMUR.COM - Sejumlah negara mengakui ekonomi Indonesia dalam kondisi yang baik, meskipun ada tantangan yang harus diselesaikan oleh Pemerintah dengan melakuk...
Kanal: Ekonomi & Bisnis