Loading...

Pemerintah akan Fokus Perbaiki Defisit Transaksi Berjalan

JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM – Presiden RI Joko Widodo akan fokus untuk memperbaiki defisit transaksi berjalan dalam menghadapi kondisi perekonomian dunia saat ini.

Ini disampaikan Joko Widodo saat bertemu dengan anggota Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) di Istana Merdeka pada Senin siang.

“Kalau dulu orang berbicara takut pada perang dagang Tiongkok – Amerika Serikat (AS) sekarang tambah lagi dengan urusan Turki dan tidak tahu ada kepastian apa lagi yang menyebabkan ekonomi dunia semakin tidak menentu,” ujar Joko Widodo.

Bahkan kata dia Bank Dunia tidak mempunyai saran untuk Indonesia menghadapi kondisi perekonomian saat ini.

“Presiden World Bank [Jim Yong] Kim saya tanya langsung bagaimana prospek pertumbuhan ekonomi maupun keadaan ekonomi global secara umum, apa saranmu bagi indonesia? Katanya dia tidak punya saran dan semuanya sulit diprediksi,” tambah Presiden.

Oleh sebab itu perekonomian Indonesia harus diperbaiki untuk menghadapi ketidakpastian ekonomi global.

Menurut Presiden Joko Widodo ada sejumlah masalah perekonomian yang saat ini sudah lama tidak dibenahi di antaranya defisit transaksi berjalan dan neraca perdagangan.

Dia mengaku akanmemperbaiki defisit transaksi berjalan dalam jangka waktu satu tahun.

“Kalau kita lihat secara detil misalnya transaksi berjalan, contoh saja yang kita hitung Biodiesel 20, kalau bisa berjalan itu pertama karena harga naik dapat Rp 6 miliar, volume naik juga dapat Rp 5 miliar, dari 1 hal itu [biodiesel] dapat 11 milyar,” kata dia.

Berita Lainnya
Pertamina: 69 Terminal BBM Siap Salurkan B20 JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - PT Pertamina (Persero) telah menyalurkan bahan bakar campuran biodiesel 20 persen (B20) pada 69 terminal BBM sejak 1 Septem...
Revolusi Industri 4.0 Kesempatan Generasi Muda Kuasai Ekonomi Digital JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Era revolusi industri 4.0 membuka kesempatan bagi sumber daya manusia (SDM) khususnya generasi muda di sektor manufaktur unt...
Kurs Rupiah Dibuka Melemah ke Rp14.830 per Dolar AS JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah di perdagangan pasar spot awal pekan ini. Rupiah tidak...
DPR ajak Turki Berinvestasi di Indonesia DENPASAR, TAJUKTIMUR.COM - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengapresiasi peningkatan hubungan bilateral Indonesia-Turki yang ditandai dengan kerja sama ...
Penerbangan Garuda Indonesia Tujuan Kualanamu-Sabang Dihentikan SABANG, TAJUKTIMUR.COM - Maskapai Garuda Indonesia menghentikan jadwal penerbangan pulang pergi dengan pesawat ATR 72-600 dari Kualanamu, Sumatera Uta...
Kanal: Ekonomi & Bisnis