Loading...

Sri Mulyani: Ekonomi 2019 Masih Dihadapkan Pada Ketidakpastian Ekonomi Global

JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan perkembangan ekonomi di tahun 2019 masih akan dihadapkan ketidakpastian ekonomi global yang berasal dari kebijakan moneter Amerika Serikat (AS).

“Perkembangan ekonomi global narasinya pemulihan sejak 2017 nampaknya akan ditinjau kembali karena pemulihan ekonomi dunia menunjukkan risiko yang meningkat,” ungkap Menkeu di gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (10/9).

Dikatakannya, kebijakan normalisasi negeri Paman Sam ini akan meningkatkan suku bunga yang mengundang terjadinya capital outflow atau keluarnya arus modal dari negara-negara berkembang dan kembali ke AS.

“Diakibatkan beberapa faktor pertama normalisasi AS, itu ada dua. Pertama tingkat bunga dan likuiditasnya,” ungkapnya.

Inti dari normalisasi moneter di AS, adalah keinginan Presiden Donald Trump agar sektor manufaktur AS semakin kuat dan tidak lagi bergantung dengan impor. “Arah kebijakan AS meminta manufaktur kembali ke AS, ini tidak hanya dilakukan ke RRT tapi Kanada, Eropa, dan Jepang,” tandasnya.

Berita Lainnya
TCASH Berubah Menjadi LinkAja JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Untuk menghadirkan layanan keuangan elektronik yang lebih baik, mudah dan ...
PT KCI Targetkan KMT jadi Uang Elektronik Tahun ini JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) menargetkan Kartu Multi Trip (KMT) bisa...
Lion Air Group Berlakukan Kebijakan Baru Soal Bagasi JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Maskapai penerbangan Lion Air dan Wings Air, yang merupakan bagian dari Li...
Kemenkominfo Terus Pantau Proses Refund ‘Bolt’ dan ‘First Media’ JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Setelah mengeluarkan keputusan pengakhiran penggunaan pita frekuensi radio...
Bank Muamalat Jalin kerja sama Pemanfaatan Data Kependudukan dengan Dukcapil JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk menjalin kerjasama dengan Direktorat Jender...
Kanal: Ekonomi & Bisnis