Loading...

Ternate Kembangkan IKM Wisata

TERNATE (TAJUK TIMUR.COM) – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ternate, Maluku Utara (Malut), akan mengembangkan Industri Kecil Menengah (IKM) wisata, sebagai salah satu upaya mempromosikan produknya kepada wisatawan.

“Disperindag merencanakan lima lokasi pengembangan IKM wisata di Ternate, tetapi yang akan direalisasikan pada tahap pertama hanya dua lokasi yakni di Marikurubu dan Tobololo,” kata Kepala Disperindag Kota Ternate, Nuryadin Abdurrahman, di Ternate, Selasa (20/6).

IKM wisata yang akan dikembangkan di Marikurubu adalah IKM wisata kerajinan bambu cina, sedangkan di Tobololo adalah IKM wisata pengolahan sirup pala, yang keduanya merupakan produk unggulan IKM di Ternate.

Menurut Nuryadin Abdurrahman, melalui pengembangan IKM wisata tersebut, setiap wisatawan yang berkunjung di Ternate akan diarahkan untuk mengunjungi sentra kerajinan bambu cina di Marikurubu dan pengolahan sirup pala di Tobololo, sehingga wisatawan bisa melihat proses produksinya dan berbagai produk yang dihasilkan.

Setiap wisatawan yang berkunjung ke IKM wisata itu diharapkan bisa membeli salah satu produk yang dihasilkan sebagai cinderamata atau paling tidak mereka dapat menceritakannya kepada keluarga atau rekan setelah kembali daerah atau negara masing-masing, sehingga dapat menjadi semacam promosi gratis.

“Kami yakin wisatawan akan tertarik dengan IKM wisata tersebut karena wisatawan biasanya ketika melihat suatu produk kerajinan atau IKM lainnya, akan tertarik pula akan melihat bagaimana proses produksinya,” katanya.

Disperindag Ternate selama ini juga telah membantu mempromosikan produk IKM di daerah ini, termasuk pemasarannya melalui berbagai terobosan, di antaranya dengan membangun swalayan Taranoate untuk menampung dan memasarkan seluruh produk IKM di daerah ini.

Nuryadin menambahkan, setiap wisatawan yang berkunjung ke Ternate dan membutuhkan cinderamata untuk dibawa pulang ke daerah atau negara asal pasti akan berkunjung ke swalayan Taranoate itu.

Produk IKM yang di pasarkan di swalayan Taranoate itu di antaranya berbagai produk kerajinan seperti kerajinan kain batik tubo, kerajinan besi putih, kerajinan batu akik, kerajinan bambu cina dan berbagai produk olahan makanan dan minuman seperti sirup pala, abon ikan dan keripik pisang.

(ant/ttcom)

Berita Lainnya
PT KCI Targetkan KMT jadi Uang Elektronik Tahun ini JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) menargetkan Kartu Multi Trip (KMT) bisa...
Lion Air Group Berlakukan Kebijakan Baru Soal Bagasi JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Maskapai penerbangan Lion Air dan Wings Air, yang merupakan bagian dari Li...
Kemenkominfo Terus Pantau Proses Refund ‘Bolt’ dan ‘First Media’ JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Setelah mengeluarkan keputusan pengakhiran penggunaan pita frekuensi radio...
Bank Muamalat Jalin kerja sama Pemanfaatan Data Kependudukan dengan Dukcapil JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk menjalin kerjasama dengan Direktorat Jender...
Selama Liburan Natal dan Tahun Baru, BCA Tetap Buka JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Selama periode libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, layanan kantor PT Ban...
Kanal: Ekonomi & Bisnis