Loading...

10 Cara Agar Tidak Grogi Berbicara Di Atas Panggung

JAKARTA (TAJUK TIMUR.COM) — Tampil berbicara di depan masyarakat umum atau podium, bukan hal yang mudah. Namun bukan berarti ketrampilan berpidato hanya bisa dimiliki oleh mereka yang berbakat. Kepandaian berbicara di depan umum sebenarnya bisa dilatih, sebagaimana ketrampilan-ketrampilan yang lainnya pun bisa dimiliki asalkan tekun berlatih. Salah satu hal yang menyebabkan kita tak berani tampil dan berbicara di depan umum penyebab utamanya adalah dari dalam diri sendiri, seperti misalnya rasa minder, kurang percaya diri atau kurang persiapan atau bisa juga kurang terlatih menyusun sistematika pembicaraan.

Demam panggung, itulah sebutan kondisi seseorang yang mengalami rasa takut atau malu untuk tampil atau berbicara di depan umum. Gejalanya?. Beragam, seperti tangan akan berkeingat, detak jantung berdegup cepat, gelisah, perasaan ingin buang air kecil, wajah merah merona, kalut dll. Dampaknya? Kaki dan tangan gemetaran, mulut kering dan kaku, pikiran serasa “nge-blank” hilang semua rencana yang ingin disampaikan...

Demam panggung bisa menimpa siapa saja. Bukan hanya bagi si pemula, orang yang sudah berpengalaman berbicara di depan podium pun suatu ketika bisa terkena demam panggung.

Berikut ini cara-cara yang bisa dilakukan agar kita tidak demam panggung saat tampil :

 

1. Berdoalah

Yup, ini cara pertama untuk meraih sukses dalam hal apapun. Mengawali langkah dengan membaca basmalah dan mohon pertolongan Alloh Tuhan Yang Maha Pencipta. Terkait dengan berpidato, sangatlah baik meminta kepada Alloh agar dilapangkan dada, dibukakan pikiran dan difasihkan lisan agar mudah difahami oleh pendengar.

 

2. Jangan Minder, Tanamkan Keyakinan Yang Kuat di dalam diri
Yakinkan diri anda bahwa Anda pasti dapat melakukannya. Jika orang lain banyak yang bisa melakukannya, itu artinya berbicara di depan umum adalah pekerjaan yang mudah. Jangan minder.
Tanamkan rasa percaya diri yang kuat dalam diri. Niat yang ikhlas, motivasi yang benar dan tujuan yang jelas akan semakin mempermudah seseorang meneguhkan hatinya.

 

3. Jangan Takut Gagal
Perasaan takut gagal membuat pikiran makin kalut dan hati kian tertekan. Jika dibiarkan perasaan ini akan menjadi blunder yang mengakibatkan sikap menyerah sebelum melakukan. Padahal dengan mencoba berani melakukan pada akhirnya akan terbiasa. Dan saat sudah terbiasa akan memudahkan seseorang melakukan improvisasi-improvisasi berdasarkan pengalamannya.

4. Jangan Berfikiran Negatif
Hilangkanlah pikiran-pikiran negatif yang bisa mempengaruhi, sehingga pikiran tersebut menjadikan Anda merasa takut untuk tampil dihadapan orang banyak.

 

5. Persiapkan Materi Yang Akan Dibawakan
Berbicara di hadapan orang banyak sebenarnya sama saja jika kita bercakap-cakap dengan teman. Hanya saja yang membedakan hal demikian dilakukan secara formal di di hadapan khalayak ramai. Sebaiknya anda harus menguasai materi yang hendak kita paparkan supaya tak akan terjadi demam panggung.
Buat catatan kecil di secarik kertas point-point penting yang akan disampaikan. Tidak apa sesekali melirik kertas catatan saat diatas podium saat diperlukan. Agar tidak kehilangan arah pembicaraan.

 

6. Latihan Berbicara Di Depan Cermin
Bolehlah dicoba sambil berdiri tegak didepan cermin seolah-olah berdiri dihadapan khalayak ramai. Mulailah berpidato. Sampaikan apa yang ingin anda sampaikan.

 

7. Pahami Kondisi Pendengar/Penonton
Penonton adalah faktor utama peyebebab seseorang mengalami demam panggung. Nah sebaiknya kenalilah karakter
lingkungan dan karakter penonton yang ada dalam acara dengan sebaiknya. Lalu sesuaikan pembicaraan yang akan Anda sampaikan.

 

8. JADIKAN DIRI ANDA LEBIH TAHU DARIPADA PENDENGAR
Sangat mungkin yang hadir menonton atau mendengarkan Anda adalah orang yang lebih cerdas dan lebih berpengalaman dari Anda. Nah lhooo. Karena Anda sebagai pembicara maka posisikan diri Anda sebagai orang yang lebih tahu terkait tema yang akan Anda bahas agar pendengar bisa antusias.

 

9. Perhatikan Posisi Tubuh
Ini juga salah satu cara menenangkan diri. Berdiri tegap, posisi tangan menggengam mic, atau memegang sisi podium, pandangan mata arahkan tepat satu jengkal diatas kepala orang yang paling belakang sehingga semua orang merasa diperhatikan dan seterusnya.

 

10. Suka Mendengarkan Penceramah/Trainer Favorit Anda

Dengarkan secara detail trainer dan penceramah favorit Anda bisa melalui kaset, mp3, video dan lain sebagainya. Perhatikan bagaimana cara mereka membahas, menyusun kata-kata dan menyajikan sistematika isi saat membahas sebuah tema. Bukan meniru habis gaya mereka bagai “kembarannya” (meniru total suara, gerak dan gaya). Tetapi catat point-point penting isi ceramahnya, kembangkan ide-ide yang sudah dipaparkannya. Boleh tiru sistematika penyampaiannya tapi dengan gaya dan bahasa Anda.

(bri/ttc)

Berita Lainnya
Anggun: Anak Muda Bangga Jadi Diri Sendiri JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Anggun C Sasmi menyampaikan agar anak muda bangga menjadi dirinya sendiri ...
Peneliti: Perilaku Antisosial pada Anak Berhubungan dengan Pola Asuh Orangtua JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Kurang mendapat kehangatan orangtua dan lingkungan kerja orangtua yang ter...
Aktor Rudi Wowor Meninggal Dunia JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Kabar duka datang Aktor, penari, dan juga koreografer Rudy Wowor yang meni...
Fira Basuki ajak Penulis Gali Kemampuan Lain JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Novelis Fira Basuki mengajak para penulis untuk menggali kemampuan lain se...
Liburan ke Pantai Bareng Anak? Siapkan 5 Hal Berikut Ini TAJUKTIMUR.COM -- Berlibur ke pantai menjadi aktivitas yang sangat menyenangkan, terutama bersama se...
Kanal: Gaya Hidup