Loading...

Jaga Reputasi Anda di Kantor, Hindari Kebiasaan Buruk Ini

JAKARTA (TAJUK TIMUR.COM) – Seketika reputasi Anda akan pudar di mata atasan atau teman-teman, jika Anda tidak meninggalkan kebiasaan buruk ini di kantor :

Tidak Tepat Waktu

Datang lebih awal atau tepat waktu adalah kedisiplinan. Sedangkan pulang diakhirkan adalah wujud loyalitas. Keduanya saling melengkapi dan akan mengokohkan reputasi Anda.

Tiba di kantor selalu terlambat dan pulang lebih awal bisa berdampak negatif pada reputasi Anda.

 

Meninggalkan Toilet, Pantry dan Area Umum Lainnya Berantakan

Jangan meninggalkan area umum (public area) seperti toilet, dapur kantor dalam keadaan berantakan karena ulah Anda membuang bekas tissue sembarang, tidak menyiram toilet atau tidak mengembalikan koran dan majalah ke raknya dan sebagainya. Ini bakal membuat reputasi Anda tidak baik di mata rekan kerja.

 

 

Bergosip

Sebisa mungkin hindarilah membicarakan rekan kerja (betapa pun inginnya). Kecuali memang untuk mencari solusi bersama orang yang tepat. Sebab, hal ini dapat menyebabkan munculnya konflik dalam tim.

Ketahuilah saat Anda bersedia mendengarkan gossip buruk kawan Anda, bisa jadi gossip berikutnya adalah diri Anda.

 

Bunyi Ponsel Terlalu Keras

Selalu atur ponsel anda dalam mode getar atau diam agar tidak mengganggu konsentrasi kolega Anda yang sedang fokus bekerja.

 

 

 

 

Bekerja Di Kantor Saat Sakit Yang Menular

Lebih baik tinggal ijin bekerja dari rumah saat Anda terkena sakit yang bisa menular, seperti sakit cacar air dan sakit mata. Pertimbangan utamanya adalah agar tidak menular ke kawan-kawan sekantor. Memaksakan diri dalam kondisi seperti ini akan membuat reputasi Anda buruk.

 

 

 

“Bawa Pulang” Milik Kantor

Sering dianggap sepele, “bawa pulang” barang-barang yang sebenarnya milik kantor untuk kepentingan pribadi. Meskipun nilainya tidak seberapa, sikap mengambil milik orang lain tanpa izin atau dengan tidak sah, biasanya dengan sembunyi-sembunyi bisa mencoreng reputasi jika terdengar oleh kawan sekerja. Dan tentunya jauh dari keberkahan hidup meskipun tidak ada orang mengetahui.

 

 

(bri/ttc)

 

 

 

 

 

Berita Lainnya
Anggun: Anak Muda Bangga Jadi Diri Sendiri JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Anggun C Sasmi menyampaikan agar anak muda bangga menjadi dirinya sendiri ...
Peneliti: Perilaku Antisosial pada Anak Berhubungan dengan Pola Asuh Orangtua JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Kurang mendapat kehangatan orangtua dan lingkungan kerja orangtua yang ter...
Aktor Rudi Wowor Meninggal Dunia JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Kabar duka datang Aktor, penari, dan juga koreografer Rudy Wowor yang meni...
Fira Basuki ajak Penulis Gali Kemampuan Lain JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Novelis Fira Basuki mengajak para penulis untuk menggali kemampuan lain se...
Liburan ke Pantai Bareng Anak? Siapkan 5 Hal Berikut Ini TAJUKTIMUR.COM -- Berlibur ke pantai menjadi aktivitas yang sangat menyenangkan, terutama bersama se...
Kanal: Gaya Hidup