Loading...

Konvoi Motor Harley-Davidson Antik Catat Rekor MURI

BANDUNG, TAJUKTIMUR.COM — Vintage Harley-Davidson Enthusiast of Indonesia mencoba mencatat rekor Musium Republik Indonesia (MURI) dengan terbanyak satu event, konvoi 250 lebih motor Harley Davidson Klasik, dari Candi Prambanan ke Tebing Brexit Sleman, Yogyakarta.

Pencatatan rekor MURI itu di inisiasi dalam gelaran International Heritage Motorcycle 2018 21 – 22 Juli 2018, di Candi Prambanan Yogyakarta mendatang.

Ketua umum Panitia Pelaksana Boyke Soerianata mengungkapkan selain mengendarai motor Harley Klasik dan antik para bikers juga nantinya akan menggunakan pakaian tradisional khas Yogyakarta lengkap dengan blankon.

“Ini merupakan upaya kami untuk melestarikan motor Harley antik, yang ada di Indonesia khususnya Bandung. Selain itu juga ingin memberi sumbangsih kepada NKRI, dengan melestarikan budaya,” ungkap Boyke disela Halal Bihalal HDCI Bandung, Sabtu (30/6/2018).

Ia juga mengatakan, di Indonesia masih banyak motor – motor klasik dan antik, bukan saja Harley Davidson, namun juga motor keluaran Inggris dan Eropa. Selain itu juga, gelaran yang bukan saja untuk anggota Harley Davidson, menurutnya salah satu untuk melestarikan persaudaraan club motor, khususnya motor tua.

‘Cinta budaya, cinta HD vintage. Semua club motor kita undang khususnya yang klasik. Kami juga ingin memperlihatkan kepada negara lain, di Indonesia juga banyak penggila motor klasik dan motornya juga masih banyak. Itu yang perlu dilestarikan,”ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum HDCI Komjen (Purn) Nanan Sukarna yang turut hadir dalam halal bihala itu menyatakan dukungannya terhadap gelaran tersebut. Nanan memaklumi, motor tua banyak bermaslah dengan administrasi kepemilikan. Namun pihaknya mencoba memberikan kebijakan, motor tua yang sebagian besar tidak bersurat itu dapat dikendarai di jalan raya, hanya bila ada event.

“Saya dukung jika sedang event. Motor tua, banyak yang tidak ada suratnya.
Ada kebijakan dari aparat untuk event, agar tidak ada masalah di jalan nantinya,” ungkap mantan Wakapolri tersebut.

Nanan juga mengingatkan, agar club pecinta sepeda motor tetap bersatu, meski berbeda. Ia juga mencoba merobah pola pemikiran club motor yang selama ini hanya berkutat touring dan lainnya, menjadi lebih bermanfaat dan berguna bagi masyarakat serta mendukung program pemerintah.

“Harapan saya, club boleh beda tapi semuanya bersatu, brotherhood, bersatu, bersaudara. Jangan gara-gara club motor nantinya tidak bersatu. Nanti si Prambanan, lepas semua atribut club motor, kita pakai kaos yang sama Indonesian Bikers,” ujarnya.

Untuk perubahan pola pikir, Nanan menjelaskan, saat ini HDCI sudah mengembangkan program seperti pelopor program pemerintah wawasan kebangsaan, program ekonomi kreatif dan kepedulian sosial dengan menyumbang 48 ambulance ke pihak PMI.

Sementara itu juga Ketua HDCI Bandung Jonni BS Nugroho mengatakan, untuk program yang tengah digulirkan oleh HDCI, pihaknya kini sudah mendirikan toko yang berbasis koperasi, Bikerland.

“Bikerland, toko sekaligus sekretariat kami HDCI Bandung. Ini tempat kumpul semua bikers, bukan hanya kota Bandung tapi semuanya. Dibangun dengan kontribusi anggota,” jelasnya.

Selain untuk nongkrong para bikers, di Bikerland yang berada di Klik Square jalan Naripan 89 Bandung, juga dijual berbagai macam aksesoris Harley Davidason serta berbagai merchantdies, mulai dari T-Shirt, jaket, dan lainnya.

Berita Lainnya
Komplikasi Diabetes Melitus Bisa Serang Mata Hingga Ginjal TAJUKTIMUR.COM -- Komplikasi diabetes melitus akut bisa disebabkan oleh dua hal, yakni peningkatan dan penurunan kadar gula darah yang drastis. Kondis...
Memakai Jam Tangan yang Benar di Kanan atau di Kiri? JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM -- Banyak orang menggunakan jam tangan di pergelangan tangan kiri, tapi apakah pakai di kanan salah? Menurut Stephen Charles d...
Tebu Ternyata Cocok untuk Diet JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM -- Bagi seseorang yang sedang menjalani program diet, konsumsi yang manis-manis tentu saja akan dikurangi agar berat badan tid...
Lima Kuliner Khas Ambon yang Wajib Coba, Mak Nyuss TAJUKTIMUR.COM -- Ambon memiliki ragam kuliner yang menarik. Kalau ke Ambon jangan sampai lupa untuk mencicipi beragam kuliner khas yang menggiurkan i...
ASI Bunda Berkurang? Cek Penyebabnya dan Cara Mengatasinya Ini TAJUKTIMUR.COM -- Penurunan jumlah ASI bisa dilihat dari berkurangnya jumlah ASI yang keluar saat Anda memerah ASI untuk disimpan, bayi terlihat masih...
Kanal: Gaya Hidup