Loading...

Mengkonsumsi Gula Berlebihan, Begini Tubuh Bereaksi

JAKARTA (TAJUKTIMUR.COM) — Mengonsumsi gula secara berlebihan tidak baik bagi kesehatan. Meskipun kita sudah tahu, sering tidak menyadarinya. Salah satunya karena mayoritas gula bersembunyi di dalam makanan dan minuman yang kita konsumsi.

Alloh, Tuhan alam semesta telah menciptakan tubuh memiliki sistem peringatannya sendiri yang akan memberi tahu kita jika telah berlebihan mengonsumsi sesuatu. Hanya saja seringkali kita gagal faham. Dianggap lumrah, hal biasa padahal gejala itu merupakan lampu kuning agar kita segera memperbaiki diri.

Bagaimana cara tubuh mengingatkan jika konsumsi gula kita sudah berlebihan? Berikut tanda-tandanya menurut laman Reader Digest:

Banyak jerawat

Mereka yang berjerawat terbukti mengonsumsi gula lebih banyak dibandingkan yang tidak berjerawat. Terlepas dari kondisi jerawatnya ringan atau pun parah.
Sebuat studi di Journal of the Academy of Nutrition and Dietetics melihat hubungan antara konsumsi gula berlebih dengan munculnya jerawat.

Cepat merasa kelelahan

Meskipun sarapan pagi atau makan siang Anda banyak tapi jika penuh kandungan gulu, di sore hari Anda akan merasa kehabisan energi. Sakit kepala, lemas, mendadak ingin merebahkan diri di tempat tidur adalah tanda-tandanya. Pola makan yang seimbang dapat melindungi Anda dari lonjakan dan penurunan kadar gula darah yang drastis.

Sering sakit gigi/berlubang/mudah goyang

Konsumsi gula berlebih akan membuat  bakteri di mulut Anda memproduksi asam yang jika bercampur dengan air liur akan menyebabkan plak. Jika Anda malas menyikat gigi, plak akan berkumpul dan merusak enamel gigi, menjadikan gigi Anda berlubang dan bisa juga menyebabkan gigi mudah goyang.

Tekanan darah Anda tinggi

Tekanan darah normal adalah 120/80 atau sedikit lebih rendah. Saat Anda mengonsumsi gula secara berlebih, tekanandarah Anda akan menjadi lebih tinggi.

Kolesterol Anda tinggi

Konsumsi gula berlebih dapat menurunkan jumlah kolesterol baik (HDL) dan meningkatkan kolesterol jahat (LDL). Penelitian menunjukkan fruktosa bisa memicu tubuh memproduksi kolesterol LDL lebih banyak.

Kurangi konsumsi gula dengan menjalani pola hidup yang sehat makan makanan yang lebih sehat dan seimbang, istirahat yang cukup dan berolahraga secara rutin. Jika perlu tambahkan dengan konsumsi asupan kesehatan yang tepat.

(bri/dream)

Berita Lainnya
Orang Tua Wajib Kontrol Penggunaan Gawai Anaknya JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Menghindarkan anak dari gawai adalah hal yang mustahil. Namun orang tua di...
Anggun: Anak Muda Bangga Jadi Diri Sendiri JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Anggun C Sasmi menyampaikan agar anak muda bangga menjadi dirinya sendiri ...
Peneliti: Perilaku Antisosial pada Anak Berhubungan dengan Pola Asuh Orangtua JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Kurang mendapat kehangatan orangtua dan lingkungan kerja orangtua yang ter...
Aktor Rudi Wowor Meninggal Dunia JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Kabar duka datang Aktor, penari, dan juga koreografer Rudy Wowor yang meni...
Fira Basuki ajak Penulis Gali Kemampuan Lain JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Novelis Fira Basuki mengajak para penulis untuk menggali kemampuan lain se...
Kanal: Gaya Hidup