Loading...

Sssttt, Patah Hati Ternyata Rentan Terhadap Penyakit

JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM — Orang yang mengalami patah hati pasti akan mengalami stres. Kondisi ini bisa menimbulkan nyeri dada yang datang tiba-tiba (kerap disalahartikan sebagai serangan jantung) atau biasa disebut sindrom patah hati atau sindrom takotsubo.

Sindrom ini terjadi saat jantung bereaksi terhadap hormon stres sehingga tidak bisa memompa darah dengan baik untuk sementara waktu. Kondisi ini juga kerap diiringi oleh napas yang terengah-engah.

Meski jarang terjadi, sindrom patah hati bisa menjadi parah dan menyebabkan komplikasi, seperti tekanan darah rendah, detak jantung abnormal, dan penumpukan cairan di paru-paru yang membuat sulit bernapas (edema paru). Namun ada pula orang yang melalui sindrom patah hati tanpa komplikasi dan dapat pulih dalam waktu singkat.

Sindrom patah hati lebih mungkin terjadi pada wanita ketimbang pria. Kebanyakan, kondisi ini dialami oleh wanita berusia 50 tahun ke atas atau telah memasuki masa menopause. Namun beberapa kasus juga terjadi pada anak-anak.

Selain itu, orang yang marah, sedih, atau depresi berkepanjangan akibat patah hati, juga lebih berisiko terkena penyakit jantung

Berita Lainnya
Anggun: Anak Muda Bangga Jadi Diri Sendiri JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Anggun C Sasmi menyampaikan agar anak muda bangga menjadi dirinya sendiri ...
Peneliti: Perilaku Antisosial pada Anak Berhubungan dengan Pola Asuh Orangtua JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Kurang mendapat kehangatan orangtua dan lingkungan kerja orangtua yang ter...
Aktor Rudi Wowor Meninggal Dunia JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Kabar duka datang Aktor, penari, dan juga koreografer Rudy Wowor yang meni...
Fira Basuki ajak Penulis Gali Kemampuan Lain JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Novelis Fira Basuki mengajak para penulis untuk menggali kemampuan lain se...
Liburan ke Pantai Bareng Anak? Siapkan 5 Hal Berikut Ini TAJUKTIMUR.COM -- Berlibur ke pantai menjadi aktivitas yang sangat menyenangkan, terutama bersama se...
Kanal: Gaya Hidup