Loading...

Begini Cara Mengatur Keuangan di Bulan Puasa dan Lebaran

Edisi kali ini bertepatan dengan moment puasa Ramadhan dan persiapan menghadapi Hari Raya Idul Fitri. Berikut ini pertanyaan dari 3 (tiga) pembaca di kolom Konsultasi Finansial yang masuk melalui finansialku@tajuktimur.com

 

Pertanyaan Pertama

Bagaimana mengatur keuangan saat menghadapi bulan puasa Ramadhan dan hari Raya Idul Fitri? Karena biasanya pengeluaran belanja rumah tangga lebih besar, selain karena harga-harga yang biasanya merambat naik, ditambah lagi keinginan-keinginan lain yang hanya muncul saat bulan puasa (buka puasa bersama, sedekah, berkumpul dengan kerabat/saudara,dll). Semetara THR biasanya diterima dua minggu menjelang lebaran.

Terimakasih.

 

Nia, Ternate.

 

Pertanyaan Kedua

Setiap kali saya menerima THR biasanya saya habiskan begitu saja buat berbagai keperluan di hari Raya, termasuk untuk bagi-bagi angpau ke keponakan dan jalan-jalan (tamasya) bersama keluarga besar. Yang ingin saya tanyakan, perlu saving money dari THR, ga sih?? Saya selama ini belum terpikirkan untuk menabung dari THR karena baru beberapa tahun bekerja dan masih single.

Sadam di Padang.

 

 

Pertanyaan Ketiga

Bisakah kita mudik dengan mengambil dana dari THR??

Rara, Makasar.

 

JAWABAN:

Di bulan puasa dan lebaran memang banyak pengeluaran yang naik. Baik itu naik karena adanya pengeluaran tambahan maupun karena ada sedikit kenaikan harga.

Tapi puasa dan lebaran,kan setiap tahun sudah terjadi, tidak mengagetkan dan bisa diprediksi dan dipersiapkan sejak jauh hari. Yang harus dilakukan adalah:

Pertama, kita pisahkan dulu, deh pengeluaran rutin dan tidak rutin yang hanya ada di musim puasa dan lebaran. Belanja rutin dan tidak rutin ini sebaiknya dipisahkan. Kenapa? karena kalau belanja rutinnya disatukan dengan belanja tidak rutin, biasanya belanja yang rutin menjadi ikut-ikutan naik.

Misalnya beli baju baru (tidak rutin) sambil jalan-jalan dan makan di luar (rutin). Yang tadinya kita punya batasan budget tertentu untuk makan di luar, budgednya bisa jebol karena baru saja keluar uang banyak untuk beli baju lebaran. Masa sih, habis keluar uang 5 juta buat beli baju baru, nambah makan yang ini dan itu aja hitung-hitungannya begitu?, misalnya.

Untuk pengeluaran yang tidak rutin juga sebaiknya diprediksi dulu, dan direncanakan kebutuhannya berapa. Misalnya yang sudah pasti seperti zakat fitrah, sudah bisa dihitung dari awal. Biaya mudik, sudah bisa dihitung juga.

Sedangkan yang cukup fleksibel misalnya beli baju baru atau jalan-jalan, ini sebaiknya menunggu sisa perhitungan budgednya.

Kita sudah tau, kan akan dapat THR berapa jadi sudah bisa dihitung berapa pengeluaran tambahan yang bisa dicover. Alokasikan dulu untuk yang pasti, dan sisanya alokasikan untuk yang fleksibel.

Saving money (menabung) dari uang THR? Bisa banget, kok saving dari THR. Kalau kita gunakan THR sebagaimana mengalokasikan gaji, bisa kok saving dari THR.

Jika THR = 1x gaji, itu artinya gaji kita double, kan di bulan ini? Budget konsumsi yang rutin, sama saja ambil dari gaji. Budget mudik dan jalan-jalan ambil dengan besaran yang sama dengan budget konsumsi rutin, tapi ambil dari THR.

Budget sedekah dan nabung dari gaji, sama juga di THR, ambil budget sebesar itu untuk zakat fitrah dan sedekah. Nah, dari gaji kan ada budget untuk bayar cicilan hutang, kan? Dan nggak mungkin kita bayar cicilan hutang double, kan?

Nah, gunakan budget ini untuk saving, atau minimal setengahnya deh buat saving, sisanya bisa untuk nambahin biaya mudik.

 


Konsultasi keuangan keluarga diasuh oleh Ahmad Gozali, perencana keuangan dari zelts-consulting.com. Hadir Setiap Hari Senin (Minggu ke-4). Kirimkan pertanyaan Anda ke finansialku@tajuktimur.com atau WhatsApp Business. +62-81287386638

 


Berita Lainnya
Iklan Rekening Dianggap Curi Start Kampanye, Ini Komentar Erick Thohir JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin menanggapi soal adanya dugaan pelanggaran kampanye dalam pemasangan iklan berisi nomor reken...
Disperindag Ternate: Swalayan Wajib Tampung Produk IKM TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Seluruh swalayan, restoran, dan hotel di Kota Ternate, Maluku Utara, akan diwajibkan untuk menampung minimal 20 persen produk industri kecil men...
Ganjil Genap Diperpanjang Hingga Akhir Tahun, Ini Empat Rute Alternatifnya JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Dinas Perhubungan DKI menyiapkan empat rute alternatif yang bisa dipakai pengguna jalan untuk menghindari penerapan aturan ganjil genap di jalan...
Mulai Hari Ini, Ganjil Genap Berlaku Pukul 06.00-10.00 dan 16.00-20.00 JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Pemberlakuan sistem ganjil genap di sejumlah ruas jalan di DKI Jakarta diperpanjang hingga akhir tahun 2018. “Mulai hari Senin (15/10), kebij...
Cak Nun: Saya Tak Ingin Campuri Urusan Politik YOGYAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Menyadari akan ada penyataannya yang dipotong-potong di media sosial untuk kepentingan politik, Budayawan Emha Ainun Nadjib menegaskan bahwa ...
Kanal: FINANSIALKU Headline