Loading...

Pemerintah Siap Produksi Mobil Pedesaan Secara Massal

JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM – Pemerintah memacu produktivitas dan daya saing industri otomotif di dalam negeri. Hal ini agar mampu memenuhi kebutuhan konsumen domestik dan semakin kompetitif untuk mengisi pasar ekspor.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan, salah satu kendaraan yang tengah digenjot produksinya adalah Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes) atau yang biasa sebut sebagai mobil pedesaan.

“Saat ini Ammdes siap diproduksi sebanyak 3.000 unit, dan kami akan tingkatkan menjadi 9.000-15.000 unit per tahun. Produksi secara massal akan dimulai pada Januari 2019,” ujar dia dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (3/8/2018)

Menurut dia, serangkaian uji coba telah dilakukan dalam pengembangan AMMDes, termasuk mengenai perizinan dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub). “Sekarang masih diurus izinnya, rencana bulan November dikeluarkan,” lanjut dia.

Terkait suku cadangnya, Airlangga menyatakan jika ketersediaannya cukup banyak di pasaran. Di samping itu, saat ini distributornya juga telah tersedia.

Menurut dia, PT Kiat Mahesa Wintor Indonesia (PT KMWI) selaku produsen AMMDes, telah membangun komitmen kerja sama dengan lebih dari 70 industri komponen dalam negeri untuk menjadi pemasok komponen mobil Pak Tani tersebut.

“Para pemasok komponen itu sebagian besar adalah industri kecil dan menengah (IKM),” tutur dia.

Saat ini, IKM yang terlibat telah mampu memproduksi 184 jenis komponen atau setara 70 persen dari nilai harga AMMDes. “Ke depan, kemampuan supply tersebut akan terus didorong untuk ditingkatkan?,” tandas Airlangga.

Berita Lainnya
Iklan Rekening Dianggap Curi Start Kampanye, Ini Komentar Erick Thohir JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin menanggapi soal adanya dugaan pelanggaran kampanye dalam pemasangan iklan berisi nomor reken...
Disperindag Ternate: Swalayan Wajib Tampung Produk IKM TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Seluruh swalayan, restoran, dan hotel di Kota Ternate, Maluku Utara, akan diwajibkan untuk menampung minimal 20 persen produk industri kecil men...
Ganjil Genap Diperpanjang Hingga Akhir Tahun, Ini Empat Rute Alternatifnya JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Dinas Perhubungan DKI menyiapkan empat rute alternatif yang bisa dipakai pengguna jalan untuk menghindari penerapan aturan ganjil genap di jalan...
Mulai Hari Ini, Ganjil Genap Berlaku Pukul 06.00-10.00 dan 16.00-20.00 JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Pemberlakuan sistem ganjil genap di sejumlah ruas jalan di DKI Jakarta diperpanjang hingga akhir tahun 2018. “Mulai hari Senin (15/10), kebij...
Cak Nun: Saya Tak Ingin Campuri Urusan Politik YOGYAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Menyadari akan ada penyataannya yang dipotong-potong di media sosial untuk kepentingan politik, Budayawan Emha Ainun Nadjib menegaskan bahwa ...
Kanal: Headline