Loading...

Tahun Politik, FSI Ajak Masyarakat Anti Hoax Dan Black Campaigne

JAKARTA (TAJUKTIMUR.COM) –
Menyikapi tahun politik dan pilkada serentak anti hoax,  Ormas Islam Forum Syuhada Indonesia (FSI) menggelar aksi simpatik di bundaran air mancur (dekat patung kuda Arjuna), Taman Monas, Jakarta Minggu pagi (15/04/2018). Aksi simpatik sengaja digelar ditengah keramaian masyarakat ibukota yang sedang melakukan aktivitas olahraga pagi (car free day).

Menurut Koordinator Aksi Forum Syuhada Indonesia (FSI) , Ustadz Arief Ikhsan, sosialisasi anti berita bohong (hoax) dan kampanye hitam (black campaigne) harus dilakukan demi memberikan penyadaran kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dan mampu mengantisipasinya, sehingga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tetap terjaga. Demi melihat maraknya isu hoax yang dapat memecah umat dan persatuan bangsa, FSI pun mengambil sikap tegas dalam menangkal dan menyerukan anti hoax agar situasi politik dan Pilkada tetap terjaga dalam situasi yang sejuk dan damai.

Sikap waspada terhadap kemunculan berbagai upaya provokasi, black campaign, dan hoax yang kerap muncul dalam pelaksanaan Pilkada, dinilai penting karena sering  dimanfaatkan oleh elit atau kelompok tertentu. Oleh sebab itu umat harus cerdas dan selektif menerimanya. Langkah ini sebagai upaya filter menuju umat yang anti provokatif dan anti hoax.

“Pada aksi ini FSI bermaksud memberikan pengarahan kepada masyarakat Indonesia untuk jangan percaya pada berita-berita yang tidak benar atau hoax,” ujar Koordinator Aksi  FSI, Ustadz Arief Ikhsan disela-sela aksi.

Dalam aksi simpatik tersebut FSI juga menyampaikan apresiasi positifnya kepada POLRI karena telah mengabulkan tuntutan FSI sebelumnya dalam hal pemindahan tahanan Ustadz Abu Bakar Ba’asyir dari Lapas Gunung Sindur ke Lapas Surakarta.

“Kami juga memberikan apresiasi kepada POLRI karena telah memindahkan Ustad Abu Bakar Ba’asyir dari tahanan Gunung Sindur ke Surakarta, meski belum semua tuntutan kami terpenuhi yaitu tahanan kota untuk Abu Bakar Ba’asyir, tapi kami mendukung Polri untuk menegakkan hukum dan memberantas berita-berita hoax,” ungkap Koordinator Aksi sekaligus Dewan Penasehat FSI, Ustadz Arief Ikhsan kepada tajuktimur.com, dikawasan car free day jl. Medan Merdeka Barat, Jakarta, Minggu (15/04/2018).

Hal senada juga diungkapan oleh Ketua Umum FSI, Ustad Hasri Harahap yang menjelaskan bahwa target utama FSI adalah pada pelaksanaan Pilkada 2018 atau Pilpres 2019 nanti yaitu Indonesia selalu dalam bingkai NKRI, dan mengharapkan kekuatan umat khususnya umat Islam dan FSI sebagai bagian dari elemen umat Islam, mengajak umat sekalian untuk sama-sama mengedepankan akhlak-ahlak yang mulia. Sebab ‘hoax’ kalau menurut pandangan Nabi Muhammad SAW adalah ‘bohong’.

Ia menambahkan bahwa ada tiga tanda-tanda orang munafik diantaranya yaitu kalau berjanji dia akan ingkar janji, kalau diberi amanah dia berkhianat, kemudian kalau berbicara dia berbohong (hoax), itulah ciri-ciri orang yang tidak amanah. Sebab itulah ditahun politik ini, pihaknya berusaha untuk meminimalisir kebohongan dimasyarakat. Hoax dan black campaigne, menurutnya harus dicegah dan tokoh alim ulama di Indonesia bisa menyerukan kepada seluruh umatnya untuk menegakkan syariah Islam dan akhlak mulia, serta selalu berpikir dan bertindak positif.

“Untuk mencegah hoax, khusus para Dai atau para tokoh ulama yang terjun di dalam bidang dakwah agar menyerukan kepada umatnya untuk menegakkan syariah dan menegakkan akhlak mulia, serta prinsip yang positif dalam berpikir maupun dalam melaksanakan hal-hal yang positif setiap harinya,” ajak Ketua Umum FSI, Ustad Hasri Harahap kepada para tokoh ulama Indonesia.

Berita Lainnya
Indonesia Mendapat Alokasi USD 78,48 Juta untuk Lingkungan Hidup dan Kehutanan JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Upaya pelestarian lingkungan hidup dan kehutanan di Indonesia mendapat dukungan internasional. Sebanyak USD 78,48 juta dari total dana Global En...
Wartawan Kompeten Bisa Jadi Agen Perubahan di Daerah SURABAYA, TAJUKTIMUR.COM - Wartawan kompeten serta profesional menjadi syarat mutlak. Berbagai upaya untuk mewujudkan itu terus dilakukan salah satunya adanya Uji Kompete...
Menristekdikti Dorong DPR Terapkan Pemilu Elektronik PEMALANG, TAJUKTIMUR.COM - Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Prof Mohamad Nasir mengatakan selalu berupaya mendorong DPR agar pemilihan umum bisa dilakukan s...
Dana Awal Kampanye PDIP Capai Rp105 Miliar JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Dana awal kampanye PDIP yang dilaporkan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI mencapai Rp105 miliar yang bersumber dari partai dan calon legisla...
PPP Laporkan Dana Awal Kampanye Rp 510 Juta Pasangan Capres dan Cawapres Jokowi dan KH Ma'Ruf Amin tertawa melihat Ketua Umum PPP Romahurmuziy pakai kostum Gatot Kaca saat Deklarasi Kampanye Damai Pemilu 2019, Ming...
Kanal: Headline Nasional Pilkada