Loading...

Ambon akan Gelar Acapella International Festival

AMBON (TAJUKTIMUR.COM) – Pemerintah Kota Ambon, Maluku, akan menggelar Acapella International Festival atau “Acapella in the city” pada 26-28 Oktober 2017.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Ambon Henry Sopacua di Ambon, Jumat, mengatakan, Accapela in the city of music merupakan festival acapella internasional sebagai upaya mewujudkan Ambon sebagai kota musik dunia.

“Kegiatan ini merupakan agenda pariwisata 2017 dalam bentuk pagelaran seni musik yang dibalut dengan tema Ambon internasional music festival,” katanya.

Ia mengatakan, penyelenggaraan Acapela Sation International Festival memiliki ciri khas karena dilakukan di alam terbuka yakni pantai sebagai lokasi pilihan yang diharapkan mampu menarik wisatawan untuk datang ke Ambon.

“Sampai saat ini ada tiga negara yang telah menyatakan diri resmi mengikuti Acapela sation International Festival, di antaranya Jerman dan Filipina,” ujarnya.

Pendaftaran lomba terhitung dimulai sejak Juni hingga Oktober 2017 tanpa dipungut biaya dan terbuka untuk para pencinta musik.

Kegiatan International Music Festival merupakan bentuk dan komitmen Pemerintah Kota Ambon menjadikan kota bertajuk manise ini sebagai kota musik dunia.

“Sejak dicanangkan sebagai kota musik, berbagai upaya dilakukan agar tidak hanya sekedar menjadi slogan kosong, melainkan sebuah gerakan memacu para musisi untuk menciptakan karya seni,” tandasnya.

Henry menyatakan, pencanangan Ambon sebagai kota musik belum ditindaklanjuti dengan fasilitas penunjang, tetapi melalui festival ini diharapkan menjadi pemacu bagi para pelaku seni,

Berbagai upaya tersebut menjadi rangsangan para pekerja seni serta masyarakat untuk bekerja keras mewujudkan karya sehingga dapat dihargai secara maksimal.

Mewujudkan hal tersebut, pihaknya juga menggelar festival musik bulanan sebagai sarana penyaluran minat dan bakat warga Ambon dalam bermusik sehingga slogan “kota musik” untuk Kota Ambon itu benar-benar terwujud.

Ditambahkannya. musik merupakan sarana pemersatu dan mampu menembus sekat-sekat perbedaan sehingga sangat penting untuk dijadikan media membangun persaudaraan dan perdamaian yang hakiki di Ambon dan Maluku pada umumnya.

“Tetapi semua ini dapat terwujud melalui kerja keras semua komponen untuk memelihara dan meningkatkan perdamaian serta pola hidup orang basudara (bersaudara) di Ambon dan Maluku,” katanya.

(ant/and)

Berita Lainnya
Inilah Daftar Pemenang Piala Citra FFI 2018 JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Malam anugerah Piala Citra, Festival Film Indonesia (FFI) 2018 telah digel...
Inilah Daftar Nomine Golden Globes 2019 JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Ajang Golden Globes 2019 akan dilaksanakan pada 6 Januari 2019 di The Beve...
Musisi Dunia Ramaikan Konser Penghormatan Nelson Mandela JOHANNESBURG, TAJUKTIMUR.COM - Ribuan orang memadati stadion FNB Johannesburg, Afrika Selatan pada h...
Ed Sheeran Konser di Indonesia Mei 2019 JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Setelah sempat batal, Ed Sheeran akhirnya memastikan konsernya di Indonesi...
Sutradara Nicolas Roeg Meninggal Dunia JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Sutradara film-film populer era 70-an Nicolas Roeg meninggal dunia dalam u...
Kanal: Hiburan