Loading...

KAMMI Kota Ambon Apresiasi Gebrakan Pangdam XVI Pattimura

AMBON(TAJUKTIMUR.COM)- Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Daerah Kota Ambon mengapresiasi keberhasilan Mayjend TNI Doni Monardo selama menjabat Panglima Daerah Militer (Pangdam) XVI/Pattimura. Hal ini disampaikan ketua Bidang Kebijakan Publik KAMMI Kota Ambon, La Arufin saat ditemui di rumah Gerakan Muslim Negarawan, Tantui, Kamis (16/11).
“Pangdam telah berhasil melakukan gebrakan selama menjabat Pangdam XVI/Pattimura. Banyak sekali ide-ide dan program brilian yang dibuat selama masa jabatan beliau. Kami salut dengan kinerjanya,” ungkapnya.
Pendekatan yang digunakan dalam rangka untuk menjaga Kamtibmas di Maluku, kata Arufin sangat baik dan persuasif bagi orang Maluku.
“Menarik ialah model pendekatan yang dipakai oleh Pak Doni dalam menjaga Kamtibmas di masyarakat Maluku. Dulu orang agak takut dan segan kalau berpapasan dengan TNI. Dengan program Jangan Melotot, Jangan Memukul, Jangan Mabok (3 M) berhasil menjadikan TNI semakin bersahabat dan dekat dengan masyarakat. Selain itu pencegahan-pencegahan konflik komunal juga berhasil digenjotkan lewat program-program diskusi maupun program di lapangan,” tambahnya.
Menurut Alumni Universitas Darussalam itu, selain tanggung jawab menjaga Kamtibmas, Mayjen Doni Munardo juga berhasil melakukan agenda-agenda rekonsiliasi dengan pendekatan ekonomi kerakyatan dengan menggulirkan program Emas Biru dan Emas Hijau.
“Selama ini kan pendekatan rekonsiliasi pada kelompok masyarakat yang berkonflik, misalnya konflik antar kampumg bertetangga dilakukan sekedar dengan mengirim satuan keamanan untuk melerai konflik. Tetapi Pak Pangdam mencoba formula pendekatan kesejahteraan dalam mengatasi konflik juga. Program Emas biru dan Emas Hijau yang ditawarkan ke masyarakat cukup efektif. Intinya kalau masyarakat sejahtera maka orang tidak akan sibuk dengan hal-hal yang tidak positif,” ujarnya.
Untuk diketahui, program Emas Biru dan Emas Hijau ialah program pemberdayaan ekonomi masyarakat yang ditawarkan Pangdam XVI Pattimura dimana emas biru difokuskan pada pengembangan usaha kecil menengah dengan potensi laut dan bahari seperti keramba ikan, rumput laut, warung seafood, budidaya mutiara, dan jenis usaha bahari lainnya. Sedangkan Emas Hijau ditawarkan untuk pengembangan ekonomi dengan potensi perkebunan dan hutan seperti usaha tanaman hortikultura, pohon jati, kayu linggoa, dan potensi perkebunan atau hutan lainnya.
Terkait dengan pergantian posisi Pangdam XVI/Pattimura dari Mayjend TNI Doni Monardo kepada Mayjen TNI Suko Pranoto, dirinya berharap agar program-program terobosan yang telah dilakukan dapat berlanjut dan ditingkatkan.
“Kita sudah dapat undangan beberapa hari yang lalu untuk acara lepas sambut Pangdam XVI/Pattimura dari Pak doni kepada Pak Suko pada hari Jumat malam nanti. Ya kami berharap agar Pak Suko bisa melanjutkan dan meningkatkan lagi program-program terobosan yang telah diukir oleh Pak Doni,” tutupnya.

Berita Lainnya
UI Masuk di 300 Perguruan Tinggi Terbaik Dunia DEPOK, TAJUKTIMUR.COM -- Universitas Indonesia (UI) berhasil masuk dalam 300 besar perguruan tinggi ...
Aksi Pasar Murah Mahasiswa, Solusi Untuk Negeri JAKARTA (TAJUKTIMUR.CIM) - Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indonesia Wilayah Jabodet...
Badan Usaha Kwarda Lampung Selenggarakan Investor Gathering BANDAR LAMPUNG (TAJUKTIMUR.COM) - Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Lampung melalui Badan Usah...
Indonesia Rider Quest 2018: Eksplorasi Kekayaan Indonesia Timur MATARAM, TAJUKTIMUR.COM -- Menggunakan kapal ferry dari Pelabuhan Padang Bai Bali menuju Pelabuhan L...
LDK IAIN Ambon Gelar Musker Ke-X AMBON, TAJUKTIMUR.COM — Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Al-Izzah IAIN Ambon menggelar Pelantikan dan Mus...
Kanal: Info Anda