Loading...

Komunitas Pemuda Adventure Tanam Mangrove di Teluk Sosota

HALMAHERA BARAT (TAJUKTIMUR.COM) – Bila ada anak muda yang tak peduli terhadap kondisi sosial dan alam di sekitar. Maka, lain halnya dengan sebuah komunitas yang didalamnya tergabung kalangan pemuda dan mahasiswa bernama Komunitas pemuda adventure dari desa Tongute Ternate, kecamatan Ibu, kabupaten Halmahera Barat.

Momentum 17 Agustus sebagai hari ulang tahun (HUT) Kemerdekaan republik indonesia yang ke-72 lalu komunitas pemuda adventure yang berjumlah 27 orang melakukan kunjungan ke pulau sosota di desa kahatola, kecamatan Loloda, dalam rangka upacara pengibaran merah putih.

Namun, sebelumnya pada tanggal 16 agustus pagi, mereka sudah menuju ke pulau sosota menumpangi long boat dari kecamatan Ibu. Perjalanan yang mereka tempuh memakan waktu sekitar 1-2 jam.

Sesampainya mereka di pulau sosota, sejak waktu siang sampai sore mereka pun melaksanakan kegiatan penanaman pohon mangrove (jenis Rizhopora) di kawasan pantai di teluk sosota, desa kahatola.

Salah satu anggota komunitas pemuda adventrure Muslim Hi Muhammad, saat di temui pada selasa malam (23/08), mengungkapkan bahwa tujuan penanaman ini intinya lebih kepada konservasi pelestarian lingkungan.

‘’intinya tujuan penanaman mangrove ini untuk melestarikan lingkungan alam di wilayah pesisir pantai terutama di kawasan sosota yang menjadi sorotan pariwisata’’. Ungkap Muslim.

Lelaki yang biasa di sapa bang impep ini juga berbagi cerita bahwa ide penanaman ini berawal dari petualangan mereka ke sosota untuk mencari spot-spot pemotretan alam atau pemandangan yang indah.

Nah, disitulah muncul kepedulian terhadap kawasan teluk sosota.’’pohon mangrove ini berfungsi untuk mencegah abrasi pantai serta menjadi sumber makanan ikan. Jadi, awalnya kita melakukan kunjungan untuk memotret pemandangan alam. Namun, kita lihat teluk itu membutuhkan perlindungan dari pohon mangrove terutama kawasan pantai’’. Katanya.

Sementara pohon mangrove yang mereka tanam itu sebanyak seratus lebih. Semua bibit pohon mangrove tersebut di ambil di desa Gamkonora, Kecamatan Ibu Selatan.

Muslim berharap agar pemerintah daerah bisa lebih efektif peduli kawasan pantai yang membutuhkan perlindungan apalagi seperti pulau sosota yang sudah menjadi objek pariwisata.

’’Pemda halbar semestinya lebih efektif melindungi kawasan pantai apalagi di sosota yang sudah jadi objek wisata, selain itu pemda juga harus membuka dan memfasilitasi akses transportasi ke sosota dari kecamatan Ibu’’. Tambah muslim.

Setelah melakukan penanaman, mereka langsung memasang papan pelarangan merusak ekosistem laut dengan harapan agar masyarakat juga bisa ikut sama-sama peduli.

(sur/ttcom)

Berita Lainnya
UI Masuk di 300 Perguruan Tinggi Terbaik Dunia DEPOK, TAJUKTIMUR.COM -- Universitas Indonesia (UI) berhasil masuk dalam 300 besar perguruan tinggi ...
Aksi Pasar Murah Mahasiswa, Solusi Untuk Negeri JAKARTA (TAJUKTIMUR.CIM) - Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indonesia Wilayah Jabodet...
Badan Usaha Kwarda Lampung Selenggarakan Investor Gathering BANDAR LAMPUNG (TAJUKTIMUR.COM) - Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Lampung melalui Badan Usah...
Indonesia Rider Quest 2018: Eksplorasi Kekayaan Indonesia Timur MATARAM, TAJUKTIMUR.COM -- Menggunakan kapal ferry dari Pelabuhan Padang Bai Bali menuju Pelabuhan L...
LDK IAIN Ambon Gelar Musker Ke-X AMBON, TAJUKTIMUR.COM — Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Al-Izzah IAIN Ambon menggelar Pelantikan dan Mus...
Kanal: Info Anda