Loading...

Komunitas TMR Semakin di Minati Anak Muda Ternate

TERNATE (TAJUKTIMUR.COM) – Salah satu komunitas di kota Ternate yang sudah sangat familiar di kalangan anak muda yaitu komunitas Ternate Music Revolution
(TMR), berdiri pada tanggal 05 Agustus 2015 dan setiap Tahun selalu di peringati sebagai hari jadi TMR. Ketua TMR Nurzaman Nasir saat di Temui TajukTimur.com pada hari selasa (24/10) sore di kediamannya menjelaskan bahwa kehadiran TMR merupakan terobosan baru anak anak muda di Ternate untuk berkreatifitas.

“Ini terobosan baru anak muda Ternate untuk membangun kreatifitas. Sehingga, berdirinya TMR itu dilatarbelakangi oleh kecintaan terhadap musik & juga hoby dri kawan – Kawan yang rata – rata hampir semuanya suka membuat musik dengan software FL Studio (Fruty Lops). Tebentuknya komunitas ini selain karena dua faktor itu, komunitas ini kita juga jadikan wadah untuk berbagi tentang segala sesuatu yg berkaitan dengan musik.”Katanya.

Namun, kegiatan selain dari musik. Ada beberapa kegiatan sosial yg di buat diantaranya, Yaitu kegiatan bakti sosial. “Belum lama ini TMR melakukan pungut sampah di pantai Tobololo & serta penjualan bazzar yg hasil penjualan itu di sumbangkan ke salah satu panti asuhan yg ada di Kel. Batu Anteru”. Ungkapnya.

Nurzaman Nasir sendiri di percayai sebagai Ketua TMR, Sekertarisnya Huzairi A. Marasabessy atau Chilot dan Bendahara Zilan Rezkiamalia Abd. Muis atau Zhilan. TMR juga selau aktif menyebarkan kretifitas mereka melalui media sosial yakni facebook, instagram, youtube dan Soundcloud.

Nurzaman juga menjelaskan bahwa Produk lagu yg dibuat itu oleh anggota TMR semata-mata hanya untuk mengasah kemampuan mengembangakan kreatifitas khususnya dalam pembuatan musik. “Tetapi ada juga pemintaan dari beberapa pihak dalam hal ini pemilik sound system kepada TMR untuk membuat lagu yg bertujuan untuk memberikan kepuasan kepada pengguna jasa sound system dan juga ada lagu yg dibuat krna event – event seperti dancer, backsound dll.”Jelasnya.

Komunitas yang bermarkas di Kelurahan Tafure. Kecamatan Ternate Utara ini juga melakukan perekrutan anggota dengan tahapannya “kalau khusus remixer yakni,Mengisi formulir, membawa musik hasil karya sendiri dalam format mp3/wav & dalam bentuk file FL Studio (Fruty Lops) sedangkan Untuk calon anggota yang bukan remixer, hanya cukup dengan mengisi formulir saja hanya saja nanti kalau sudah bergabung, semua anggota diwajibkan mengikuti aturan yang di sepakati”.

Komunitaa TMR sendiri sudah tersebar di beberapa daerah di Maluku Utara yaitu di Halmahera Barat, Halmahera Selatan dan Tidore Kepulauan. “Iya selain di Ternate, ada juga anggota TMR dari luar Ternate seperti Di Halbar, Halsel, dan Tikep. Saya berharap agar semua anggota Komunitas TMR bisa melahirkan ide ide kreatifitas, sosial yang bermanfaat untuk masyarakat”. Tambahnya.

 

(sur/ttcom)

Berita Lainnya
UI Masuk di 300 Perguruan Tinggi Terbaik Dunia DEPOK, TAJUKTIMUR.COM -- Universitas Indonesia (UI) berhasil masuk dalam 300 besar perguruan tinggi ...
Aksi Pasar Murah Mahasiswa, Solusi Untuk Negeri JAKARTA (TAJUKTIMUR.CIM) - Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indonesia Wilayah Jabodet...
Badan Usaha Kwarda Lampung Selenggarakan Investor Gathering BANDAR LAMPUNG (TAJUKTIMUR.COM) - Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Lampung melalui Badan Usah...
Indonesia Rider Quest 2018: Eksplorasi Kekayaan Indonesia Timur MATARAM, TAJUKTIMUR.COM -- Menggunakan kapal ferry dari Pelabuhan Padang Bai Bali menuju Pelabuhan L...
LDK IAIN Ambon Gelar Musker Ke-X AMBON, TAJUKTIMUR.COM — Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Al-Izzah IAIN Ambon menggelar Pelantikan dan Mus...
Kanal: Info Anda