Loading...

Austria Berencana Tutup Masjid yang Didanai Asing

WINA, TAJUKTIMUR.COM — Pemerintah sayap kanan Austria berencana menutup tujuh masjid dan mengusir 40 imam yang disebut negeri itu sebagai langkah awal menekan ideologi islamis dan pembiayaan asing untuk kelompok-kelompok keagamaan.

Pemerintah koalisi yang terdiri aliansi konservatif dan ekstrem kanan, naik berkuasa setelah krisis migrasi Eropa dengan menjanjikan menghentikan banjir pengungsi.

Austria berusaha menerapkan undang-udang yang lebih keras dengan melarang pendanaan asing untuk kelompok keagamaan dan mewajibkan warga muslim memiliki “pandangan fundamental yang positif terhadap negara dan masyarakat (Austria).”

“Masyarakat paralel dengan Islam politik dan kencenderungan radikalisasi tidak punya tempat di negara kami,” kata Kanselir Austria Sebastian Kurz dalam jumpa pers mengenai keputusan pemerintah itu.

Austria yang berpenduduk 8,8 juta orang memiliki 600.000 waga muslim yang kebanyakan etnis Turki atau keturunan Turki.

Austria menyatakan sebuah kelompok masyarakat yang mengelola sebuah masjid di Wina akan ditutup karena beroperasi secara ilegal. Sebuah kelompok muslim Arab yang mengoperasikan paling sedikit enam masjid juga akan ditutup.

“Ini baru permulaan,” kata Wakil Kanselir Heinz-Christian Strache yang berasal dari kanan ekstrem.

Austria menyatakan sekitar 60 imam ATIB, kelompok muslim yang dekat dengan pemerintah Turki, bisa diusir dari negara itu atau dicabut visannya karena menerima pendanaan asing, demikian Reuters melaporkan.

Berita Lainnya
Jutaan Warga Syiah Peringati Asyura di tengah Keamanan Ketat KABUL, TAJUKTIMUR.COM - Jutaan warga Syiah melakukan upacara berkabung pada Kamis untuk menandai Asyura, acara tersuci di kalender mereka, di tengah p...
Dua Mantan Menteri Malaysia Mundur dari UMNO KUALA LUMPUR, TAJUKTIMUR.COM -- Dua mantan menteri dari Barisan Nasional mengundurkan diri dari partai UMNO. Keduanya yaitu mantan Menteri Perdagangan...
Dua Nelayan Indonesia Diculik di Perairan Semporna SABAH, TAJUKTIMUR.COM - Dua nelayan Indonesia diyakini telah diculik dari Pulau Gaya, Perairan Semporna, Sabah, Malaysia, Selasa dini hari. Media s...
Presiden Jokowi Terima Sambutan Resmi Presiden Korsel Moon Jae-in SEOUL, TAJUKTIMUR.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo menghadiri acara sambutan resmi yang dilakukan oleh Pre...
Wew, Seperempat Pengguna di AS Hapus Akun Facebook WASHINGTON, TAJUKTIMUR.COM -- Lebih dari seperempat (26 persen) pengguna Facebook di Amerika Serikat mengatakan bahwa mereka telah menghapus aplikasi ...
Kanal: Internasional