Loading...

Ban Ki-moon Terpilih Sebagai Ketua Etik IOC

LIMA (TAJUKTIMUR.COM) – Ditengah upaya memperbaiki citra akibat kasus korupsi yang melibatkan sejumlah pejabat senior, mantan Sekjen Perserikatan Bangsa Bangsa, Ban Ki-moon terpilih sebagai ketua komisi etik Komite Olimpiade Internasional (IOC), Jumat (15/9/2017).

Ban, yang memiliki hubungan dekat dengan IOC selama memimpin PBB periode 2007-2016, terpilih untuk masa bakti empat tahun ke depan dalam pertemuan IOC di Lima, Peru, menggantikan Youssoupha Ndlaye dari Senegal.

“Masalah etika adalah hal inti untuk suksesnya suatu organisasi,” kata Ban dalam briering di IOC, tanpa menyebut kasus-kasus etika yang dimaksud.

“Itulah sebabnya mengapa saya melakukan segala hal untuk memperkuat budaya etika di PBB,” katanya.

IOC dikritik karena tidak cepat dalam mengatasi beberapa kasus yang melibatkan anggotanya dalam bulan-bulan terkahir ini.

Di antaranya kasus ketua panitia Olimpiade Rio 2016 Carlos Nuzman yang kini sebagai anggota kehormatan IOC, tengah diselidiki keterlibatannya dalam kasus suap pencalonan tuan rumah Olimpiade di Brazil.

Kemudian anggota IOC asal Irlandia Patrick Hickey yang ditahan terkait kasus penjualan tiket Olimpiade 2016 namun hingga kini belum dicopot keanggotaannya di IOC.

(reu/and)

Berita Lainnya
UNICEF: 1,2 juta anak di Yaman hidup di daerah konflik YAMAN, TAJUKTIMUR.COM - Sebanyak 1,2 juta anak tinggal di daerah konflik di Yaman --negara yang digu...
Perempuan Gaza berpawai bagi Pembebasan Perempuan yang dipenjarakan Israel GAZA, TAJUKTIMUR.COM - Sejumlah perempuan Palestina menyelenggarakan pertemuan terbuka di Jalur Gaza...
Ratusan orang di Barcelona protes kunjungan Raja Spanyol BARCELONA, TAJUKTIMUR.COM - Ratusan orang turun ke jalan di Barcelona pada Minggu (24/2) untuk menen...
PBB peringatkan Mesir soal eksekusi hukuman mati JENEWA, TAJUKTIMUR.COM - Badan hak asasi manusia PBB pada Jumat menyatakan keprihatinan tentang ekse...
Sedikitnya 5 orang tewas akibat serangan rezim Assad IDLIB, TAJUKTIMUR.COM - Sedikitnya 5 orang tewas akibat serangan udara rezim Bashar al-Assad yang di...
Kanal: Internasional