Loading...

Bandara Ini Gelar Pameran Foto Anak-Anak Suriah

BRUSSEL, TAJUKTIMUR.COM – Sebuah pameran foto diadakan di bandara di Brussel, Belgia mulai hari Senin, untuk memperkenalkan program pendidikan bagi lebih dari 356.000 anak-anak pengungsi di Turki.

Pameran bertajuk “Pendidikan untuk Masa Depan Kita” menampilkan kisah enam anak Suriah yang mengikuti program Bantuan Tunai Bersyarat untuk Pendidikan (CCTE) yang didukung oleh lembaga-lembaga seperti Bulan Sabit Merah Turki, Komisi UE, Otoritas Manajemen Bencana dan Darurat Turki (AFAD), dan UNICEF.

Acara peresmian pameran itu dihadiri oleh Kepala Bulan Sabit Merah Turki Kerem Kinik, Komisaris Eropa untuk Bantuan Kemanusiaan dan Manajemen Krisis Christos Stylianides, Direktur UNICEF untuk Pengungsi Eropa Afshan Khan, Perwakilan UNICEF di Turki Philippe Duamelle, dan Duta besar Turki untuk Uni Eropa Faruk Kaymakci.

Saat pidato pembukaan, Kinik mengatakan bahwa anak-anak adalah salah satu kelompok yang paling rentan saat krisis. “Oleh karena itu, ini menjadi tanggung jawab penting bagi banyak aktor nasional dan internasional untuk menyelenggarakan kegiatan bagi anak-anak yang terkena dampak,” kata dia.

Kinik menambahkan bahwa program CCTE telah memfasilitasi sebanyak 356.611 anak-anak pengungsi Suriah.

“Saya yakin bahwa pameran yang berlangsung di bandara Brussel akan membawa peluang besar untuk meningkatkan kesadaran orang-orang mengenai program CCTE di Turki, dan lebih penting lagi bagi masa depan anak-anak pengungsi yang merupakan tanggung jawab kita bersama,” kata dia lagi.

Sementara itu, Christos Stylianides menekankan bahwa hampir separuh pengungsi di Turki adalah anak-anak, dan pendidikan adalah hak dasar anak-anak.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada UNICEF dan Bulan Sabit Merah Turki atas kerja sama yang sangat baik,” ujar dia.

Afshan Khan juga mengatakan, “Setiap anak memiliki hak untuk belajar, termasuk anak-anak yang telah meninggalkan rumah mereka akibat konflik,”

“Program ini telah mencapai lebih dari 356.000 anak-anak pengungsi, berkat kemitraan yang kuat dengan Pemerintah Turki, dukungan finansial yang murah hati dari Uni Eropa dan mitra lainnya, serta kerja keras terus menerus dari mitra seperti Bulan Sabit Merah Turki,” tambah Khan.

Dalam kesempatan yang sama, Kaymakci mengatakan bahwa sekitar 970.000 anak-anak pengungsi Suriah adalah usia sekolah, dan 63 persennya memiliki akses ke pendidikan.

“Saya berharap pameran ini menjadi kesempatan untuk menunjukkan tekad kami sebagai mitra, untuk melanjutkan program ini dengan skala yang lebih besar di tahun-tahun mendatang,” ujar dia.

Pameran 30 foto itu akan ditampilkan dalam 10 platform digital di Bandara Brussel hingga 7 Agustus.

Berita Lainnya
DPR Optimis Hubungan Diplomatik Indonesia – Selandia Baru Meningkat Wellington, TAJUKTIMUR.COM - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo optimis pertemuan yang telah dilakukan ol...
Dubes Saudi Bantah Adanya Pelarangan Haji Palestina JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Osama bin Mohammed Abdullah Al Shuai...
Studi Leipzig: Prasangka Buruk Terhadap Muslim di Jerman Meningkat Tajam BERLIN, TAJUKTIMUR.COM - Prasangka terhadap orang Muslim, migran dan pencari suaka telah meningkat t...
Survei: Aksi Bunuh Diri Anak Muda di Jeoang Tertinggi dalam 30 Tahun TOKYO, TAJUKTIMUR.COM - Aksi bunuh diri di kalangan anak muda Jepang telah mencapai jumlah tertinggi...
Rumah Sakit Indonesia di Gaza Kena Dampak Serangan Israel GAZA, TAJUKTIMUR.COM - Beberapa bagian Rumah Sakit Indonesia (RSI) di Jalur Gaza, Palestina, mengala...
Kanal: Internasional