Loading...

Big Ben Bersuara Kembali Saat Perayaan Natal dan Tahun Baru 2018

LONDON (TAJUKTIMUR.COM) – Lonceng pada jam raksasa di pucuk menara ikonik Kota London, The Great Bell direncanakan berdentang kembali dari pukul 09.00 pagi pada 23 Desember 2017 sampai pukul 01.00 waktu setempat pada perayaan Tahun Baru 2018.

Setelahnya, dentang lonceng dihentikan kembali sampai tahun 2021. Hal ini untuk menjamin keselamatan pekerja yang melakukan perbaikan di menara.

Big Ben menjadi “silence” dilakukan untuk pemeliharaan,” kata Steve Jaggs, yang memimpin proyek “Keeper of the Great Clock”.

Dia mengatakan, baru-baru ini lonceng kembali bersuara pada bulan november lalu saat memperingati Armistice Day. Big Ben tetap akan berdentang saat ada perayaan penting tertentu, meski masih dalam perawatan hingga 5 tahun mendatang.

Big Ben yang ada di ketinggian 96 meter di Menara Elizabeth, memiliki berat 13,7 ton ini mulai terdiam pada 21 Agustus 2017, pukul 12.00 atau sekitar pukul 18.00 WIB. Sebelumnya, renovasi besar-besaran pernah dilakukan antara tahun 1983 dan 1985.

Beroperasi selama 157 tahun, Jam dan disekitaran menara saat ini dibalut scaffolding.

“Pengerjaan proyek ini akan melindungi Big Benn untuk masa mendatang, sekaligus melestarikan Menara Elizabeth,” tambah Jaggs.

BIAYA YANG BESAR

Keputusan untuk membungkam The Great Bell memicu kritik dari anggota parlemen dan Perdana Menteri Britania Raya yang juga sebagai Ketua Partai Konservatif, Theresa May.

Ia mengatakan, Dewan Rakyat Britinia Raya akan meninjau ulang waktu pengerjaan proyek agar masyarakat dapat mendengar kembali “bong”, sebutan nama yang lebih terkenal dari lonceng.

“Perkiraan biaya perbaikan sampai sekarang telah meningkat dua kali lipat menjadi sekitar £61 juta (setara dengan 1,2 triliun rupiah). Ini jauh dari biaya perbaikan yang diajukan sebelumnya, sebesar £25 juta (453 miliar rupiah),” katanya.

Mereka menyatakan kecewa akibat melonjaknya anggaran yang diajukan. Dan akan melakukan tinjauan, analisa dan audit. Demikian dilaporkan BBC News, Kamis (21/12/2017).

(and/ttcom)

Berita Lainnya
Film Dokumenter Gaza Raih Penghargaan Film di Spanyol BETHLEHEM, TAJUKTIMUR.COM - Film dokumenter Gaza berhasil meraih penghargaan Premios Goya Award di S...
Awali Tahun 2019 China Lakukan Pendaratan Rover di Bulan BEIJING, TAJUKTIMUR.COM - Banyak dari kita yang ingin mengawali tahun baru dengan sesuatu yang spesi...
Gempa 7,1 SR Guncang Filipina JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Gempa bermagnitudo 7,1 mengguncang kawasan kepulauan di Mindanao, bagian s...
Dunia Turut Berduka untuk Korban Tsunami Selat Sunda TEHERAN, TAJUKTIMUR.COM - Presiden Iran Hassan Rouhani mengirimkan surat belasungkawa kepada pemerin...
Pakar Prediksi Tsunami Susulan Terjang Indonesia PARIS, TAJUKTIMUR.COM - Pakar tsunami, Richard Teeuw dari University of Portsmouth di Inggris, mempe...
Kanal: Internasional