Loading...

Erdogan umumkan 16 Nama Menteri, Ini Profil Singkatnya

ANKARA, TAJUKTIMUR.COM — Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan resmi mengumumkan 16 menteri dalam jajaran Kabinet di kompleks kepresidenan, di Ankara, pada Senin.

Berikut adalah anggota Kabinet yang dibentuk untuk pertama kalinya di bawah sistem presidensial:

Menteri Kehakiman: Abdulhamit Gul
Menteri Tenaga Kerja, Pelayanan Sosial, dan Keluarga: Zehra Zumrut Selcuk
Menteri Lingkungan dan Urbanisasi: Murat Kurum
Menteri Luar Negeri: Mevlut Cavusoglu
Menteri Energi dan Sumber Daya Alam: Fatih Donmez
Menteri Pemuda dan Olahraga: Mehmet Kasapoglu
Menteri Keuangan: Berat Albayrak
Menteri Dalam Negeri: Suleyman Soylu
Menteri Kebudayaan dan Pariwisata: Mehmet Ersoy
Menteri Pendidikan: Ziya Selcuk
Menteri Pertahanan: Hulusi Akar
Menteri Kesehatan: Fahrettin Koca
Menteri Teknologi dan Industri: Mustafa Varank
Menteri Kehutanan dan Pertanian: Bekir Pakdemirli
Menteri Perdagangan: Ruhsar Pekcan
Menteri Transportasi dan Infrastruktur: Cahit Turan

Erdogan juga menunjuk Fuat Oktay sebagai wakil presiden.

Profil Singkat Para Menteri

Abdulhamit Gul

Lahir di tenggara provinsi Gaziantep pada tahun 1977. Gul menempuh pendidikan hukum di Universitas Ankara. Tahun 2017, dia menjabat sebagai menteri kehakiman.

Zehra Zumrut Selcuk

Selcuk, 39, memperoleh gelar sarjana ekonomi di Universitas Bilkent, di Ankara. Dia meraih gelar master dan doktor di Universitas Michigan dan University of Texas di Dallas, AS.

Dia bekerja sebagai asisten peneliti di University of Texas dari 2003 – 2007. Dia mulai bekerja sebagai peneliti senior di Pusat Penelitian dan Pelatihan Ekonomi dan Sosial Statistik untuk Negara-Negara Islam (SESRIC) – di bawah Organisasi Kerjasama Islam (OKI) – pada 2007, kemudian menjabat sebagai direktur statistik dan informasi hingga saat ini.

Murat Kurum

Kurum yang ditunjuk sebagai menteri lingkungan dan urbanisasi ini lahir di Ankara pada 1976.

Setelah menempuh pendidikan S1 teknik sipil di Selcuk University, provinsi Konya, Kuruk mengepalai Emlak Konut GYO, pengembang real estate milik TOKI yang didukung negara.

Mevlut Cavusoglu

Cavusoglu, 50, memperoleh gelar sarjana ilmu politik di Ankara University pada 1988 dan gelar master di Long Island University, New York.

Dia meraih gelar doktor pada tahun 1993 di Departemen Hubungan Internasional, Universitas Bilkent, dan melanjutkan studinya pada tahun 1993-1995 di London School of Economics (LSE) berkat beasiswa dari Jean Monnet.

Dia pertama kali menjabat sebagai menteri luar negeri pada 2014-2015 di Kabinet ke-62 dan kemudian di Kabinet ke-64.

Fatih Donmez

Donmez lahir di barat provinsi Bilecik tahun 1965. Sebelum menjadi menteri, Donmez menjabat sebagai wakil menteri energi dan sumber daya alam.

Mehmet Kasapoglu

Mehmet Kasapoglu yang ditunjuk sebagai menteri pemuda dan olahraga, lahir di Istanbul tahun 1976.

Dia menempuh pendidikan S1 ilmu ekonomi dan administrasi di Universitas Marmara dan memperoleh gelar master administrasi daerah dari universitas yang sama. Kasapoglu juga meraih gelar master administrasi bisnis di Palm Beach Atlantic University, Florida.

Sebelum menjadi menteri, Kasapoglu mengepalai Spor Toto Organizational Directorate Turki.

Berat Albayrak

Albayrak lahir di Istanbul pada 1978. Dia memperoleh gelar sarjana administrasi bisnis di Istanbul University dan gelar master di Lubin School of Business, Pace University, di New York.

Sebelum ditunjuk sebagai menteri keuangan, Albayrak menjabat sebagai menteri energi dan sumber daya alam.

Suleyman Soylu

Soylu lahir di Istanbul pada tahun 1969. Dia terpilih sebagai ketua Partai Demokrat pada 2009.

Dalam Pemilihan Umum 1995, dia menjadi anggota parlemen dari Partai Keadilan dan Pembangunan (AK) yang berkuasa. Di tahun-tahun selanjutnya, Soylu mengabdikan dirinya sebagai menteri tenaga kerja, menteri keamanan sosial, dan menteri dalam negeri.

Mehmet Ersoy

Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Mehmet Ersoy lahir pada tahun 1968 di Istanbul.

Dia menempuh pendidikan administrasi bisnis di Istanbul University. Sebagai seorang pengusaha, Ersoy menjadi administrator kapal pesiar di Turki.

Ziya Selcuk

Selcuk lahir di Ankara pada tahun 1961. Dia menempuh ilmu keguruan di Universitas Hacettepe, Ankara. Dia kemudian menjadi profesor di Gazi University.

Dia menjabat sebagai presiden Dewan Pendidikan dan bergabung dalam perundingan aksesi Uni Eropa di Turki dalam bidang pendidikan dan sains.

Hulusi Akar

Pada tahun 2013, Hulusi Akar ditunjuk sebagai Komandan Angkatan Darat. Dua tahun kemudian, dia menjadi kepala staf militer Turki.

Akar lulus dari akademi militer sebagai perwira infanteri pada tahun 1972. Dia menjabat sebagai komandan di Bosnia selama tahun 1997-1998 dan dianugerahi Orde Merit AS, sebelum kembali ke Turki untuk memimpin Brigade Keamanan Dalam Negeri.

Dia juga dianugerahi Medali Keberanian dan Medali Bela Diri untuk pencapaiannya yang luar biasa dalam operasi keamanan internal.

Fahrettin Koca

Koca lahir di provinsi Konya pada tahun 1965. Dia lulus dari Istanbul University Medical School pada 1988 setelah menempuh pendidikan pediatri.

Mustafa Varank

Varank, 42, memperoleh gelar sarjana ilmu politik dan administrasi publik di Ankara’s Middle East Technical University (METU). Dia juga memperoleh gelar master ilmu komputer di Indiana University AS.

Tahun 2005, Varank mulai bekerja di kantor perdana menteri. Dia menjabat sebagai penasihat PM pada 2011, penasihat presiden pada 2014, dan duta besar pada 2016.

Bekir Pakdemirli

Pakdemirli, 45, meraih gelar sarjana ilmu manajemen di Bilkent University, Ankara. Dia juga menempuh pendidikan master di Baskent University.

Dia bekerja sebagai pengusaha di berbagai bidang, termasuk makanan, pertanian, peternakan, teknologi, dan mobil. Pakdemirli adalah pendiri sekaligus pengelola perusahaan, termasuk penyedia layanan seluler Turkcell, jaringan BIM, dan AlBaraka Participation Bank.

Ruhsar Pekcan

Pekcan, 60, memperoleh gelar sarjana dan magisternya dari departemen teknik listrik Universitas Istanbul.

Dia memulai kariernya sejak tahun 1981 di pabrik manufaktur pipa. Dia juga menjadi anggota dewan dan general manager di perusahaan yang sama, sebelum akhirnya mengundurkan diri pada tahun 2005.

Saat ini, Pekcan merupakan CEO sebuah perusahaan mesin yang didirikan pada tahun 2005.

Cahit Turan

Turan lahir pada tahun 1960. Dia lulus dari Departemen Teknik Konstruksi Universitas Karadeniz Teknik, dan memperoleh gelar master dari jurusan dan universitas yang sama.

Setelah mengundurkan diri sebagai kepala Direktorat Bina Marga, Turan bekerja sebagai penasihat utama presiden dan anggota Dewan Negara.

Berita Lainnya
Trump: Uni Eropa Musuh Perang Dagang SKOTLANDIA, TAJUKTIMUR.COM — Amerika Serikat (AS) memiliki banyak musuh. Antara lain Cina, Rusia, bahkan Uni Eropa. Hal itu disampaikan Presien AS,...
Anwar Ibrahim Maju Ikuti Pemilihan Presiden PKR KUALA LUMPUR, TAJUKTIMUR.COM — Penasihat Partai Keadilan Rakyat (PKR), Datuk Seri Anwar Ibrahim, pada Minggu (15/7/2018), menyatakan ia akan bertandin...
PM Haiti Mengundurkan Diri HAITI, TAJUKTIMUR.COM — Perdana Menteri Haiti Jack Guy Lafontant mengundurkan diri pada Sabtu karena ia menghadapi mosi tak percaya setelah langkah un...
Wanita Portland Bertahan Hidup Tujuh Hari dengan Minum Air Radiator CALIFORNIA, TAJUKTIMUR.COM —- Seorang wanita yang hilang sepekan lalu diselamatkan dari tebing pantai California, tempat ia bertahan hidup dengan memi...
Kenya Tunjuk Wanita Muslim Pertama Jadi Mayor Jenderal NAIROBI, TAJUKTIMUR.COM — Fatuma Ahmed pada Jumat disumpah menjadi tentara wanita pertama Kenya untuk jabatan mayor jenderal dalam pasukan militer Ken...
Kanal: Internasional