Loading...

Hamas Minta Indonesia Komunikasi dengan Seluruh Kelompok Palestina

JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM — Gerakan Perlawanan Palestina Hamas meminta Indonesia membuka komunikasi dengan semua faksi di Palestina jika ingin memiliki pengaruh.

Hamas mengatakan Turki dan Mesir adalah dua negara yang punya pengaruh kuat di Palestina karena aktif berkomunikasi dengan seluruh kekuatan di Palestina.

“Mereka mau membantu perjuangan rakyat Palestina dan memiliki hubungan dengan tokoh-tokoh besar di Palestina,” ujar perwakilan Hamas untuk wilayah Asia Muslim Imran seperti dilansir Anadolu Agency, Jumat lalu.

Ketua Palestinian Cultural Organization of Malaysia (PCOM) ini menilai wilayah Gaza dan Tepi Barat bisa bertahan karena adanya kelompok-kelompok perlawanan di Palestina.

“Siapa yang mempertahankan Gaza dan Tepi Barat kalau bukan mereka?” jelas Imran.

Imran mengapresiasi sepak terjang Indonesia dalam membela Palestina.

Bahkan, kata Imran, Indonesia aktif dalam bidang diplomasi internasional soal Palestina.

“Namun, sebagai negara Muslim terbesar dan demokrasi terbesar ketiga di dunia, Indonesia memiliki pengaruh moral yang besar,” kata kandidat doktor Hubungan Internasional di Universitas Islam Internasional Malaysia ini.

Menurut Imran, Indonesia adalah negara yang diperhitungkan Amerika Serikat di samping Turki, Mesir, dan Malaysia.

Bahkan saat hendak memindahkan Kedubes ke Yerusalem, AS juga menyampaikan pandangannya kepada Indonesia.

“Indonesia sebagai negara Muslim terbesar di dunia punya peran besar membantu perjuangan rakyat Palestina,” kata Imran.

Imran juga menilai gerakan sipil di Indonesia belum sepenuhnya terlibat dalam isu Palestina.

“Di sini ada banyak organisasi-organisasi kemanusiaan yang memberi dana, tapi berapa banyak kelompok advokasi? Tanya Imran.

Mahathir bela Palestina

Imran juga menyampaikan pandangannya tentang situasi di Malaysia pasca pemilihan umum.

Dia mengaku tidak khawatir dengan pergantian kepemimpinan di Malaysia yang membawa Mahathir Mohamad menjadi perdana menteri menggantikan Najib Razak.

Menurut Imran, Mahathir adalah sosok pemimpin yang membela Palestina sebagaimana Najib Razak.

“Selama menjadi oposisi, Mahathir sudah ikut dalam aksi peduli Palestina,” ujar Imran.

Imran menjelaskan seluruh kelompok politik di Malaysia aktif memberikan dukungan kepada Palestina, baik itu partai berhaluan Islam atau umum.

Berita Lainnya
Presiden Gelar Pertemuan Bilateral dengan PM Kepulauan Solomon PORT MORESBY, TAJUKTIMUR.COM - Indonesia dan Kepulauan Solomon adalah dua negara yang memiliki beber...
Jokowi: Kurangi Ketergantungan Terhadap Satu Mata Uang SINGAPURA, TAJUKTIMUR.COM - Presiden Jokowi mengatakan saat ini, kita menghadapi kondisi ekonomi glo...
Jokowi-Putin Bahas Isu Ekonomi SINGAPURA, TAJUKTIMUR.COM - Pemerintah Indonesia dan Rusia melakukan pertemuan bilateral di Pusat Ko...
Presiden Jokowi Harapkan ASEAN Perkuat Sinergi SINGAPURA, TAJUKTIMUR.COM - Presiden Joko Widodo menyatakan harapannya agar Perhimpunan Bangsa-Bangs...
DPR Optimis Hubungan Diplomatik Indonesia – Selandia Baru Meningkat Wellington, TAJUKTIMUR.COM - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo optimis pertemuan yang telah dilakukan ol...
Kanal: Internasional