Loading...

Indonesia Kecam Rencana Kontes Kartun Tema Nabi Muhammad

JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM – Pemerintah Indonesia mengecam rencana pelaksanaan kontes kartun bertema Nabi Muhammad yang akan dilakukan oleh salah satu anggota Parlemen Belanda, Geert Wilders.

 

Kecaman pemerintah Indonesia itu disampaikan oleh Menteri Luar Negeri RI Retno LP Marsudi kepada pemerintah Belanda, menurut keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis.

Menteri Luar Negeri RI Retno LP Marsudi telah berkomunikasi dengan Menlu Belanda, Stephanus Abraham Blok, untuk menyampaikan keprihatinan mendalam dan mengecam rencana pelaksanaan kontes kartun tersebut.

Menlu RI menegaskan bahwa rencana pelaksanaan kontes kartun bertema Nabi Muhammad tersebut merupakan tindakan provokatif dan tidak bertanggungjawab.

Pemerintah Indonesia memandang bahwa kegiatan tersebut dapat membahayakan upaya bersama dalam menciptakan perdamaian, stabilitas dan toleransi antaragama dan peradaban.

Selanjutnya, pemerintah Indonesia menekankan bahwa kebebasan berekspresi adalah suatu yang harus dihormati akan tetapi tidak tanpa batas.

“Oleh karena itu, semua pihak berkewajiban untuk senantiasa memegang teguh prinsip toleransi untuk saling menghormati,” demikian pernyataan pers dari Kementerian Luar Negeri RI.

Berita Lainnya
Australia Akui Yerusalem Barat sebagai Ibu Kota Israel SYDNEY, TAJUKTIMUR.COM - Australia secara resmi mengakui Yerusalem Barat sebagai ibu kota Israel. Ke...
Tiga Orang Tewas, Ribuan Rumah Tanpa Listrik Akibat Badai Salju AS Tenggara ATLANTA, TAJUKTIMUR.COM - Sedikit-dikitnya tiga orang tewas dan ribuan rumah kehilangan listrik di C...
135 Orang Cedera dalam Unjuk Rasa Rompi Kuning di Perancis PARIS, TAJUKTIMUR.COM - Dilaporkan, sebanyak 118 orang dan 17 petugas polisi terluka dalam unjuk ras...
Gubernur Palestina Dibebaskan Bersyarat oleh Israel RAMALLAH, TAJUKTIMUR.COM - Pengadilan Israel memerintahkan pembebasan bersyarat bagi Gubernur Pales...
Tokoh Muslim Boikot Pertemuan dengan PM Australia MELBOURNE, TAJUKTIMUR.COM - Perdana Menteri Australia, Scott Morrison telah menuduh sejumlah tokoh-t...
Kanal: Internasional