Loading...

Indonesia Tampil di Festival Budaya Temewah di Arab Saudi

RIYADH (TAJUKTIMUR.COM) – Untuk pertama kalinya Indonesia tampil dalam festival budaya termewah dan bergengsi di Arab Saudi, Festival Janadriyah (mahrajan al-Janadriyah).

Tampilnya Indonesia dalam festival ini karena perintah langsung dari Khadimul Haramain Raja Salman kepada Kementerian Luar Negeri Arab Saudi, untuk melibatkan Indonesia di perhelatan budaya yg diadakan pada setiap tahunnya. Pada tahun ini memasuki hitungan ke 32.

Duta Besar RI untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel mengatakan keikutsertaan Indonesia di festival ini menunjukkan semakin hangat dan dekatnya hubungan bilateral SAUNESIA (Saudi-Indonesia) dan bukti nyata Saudi begitu memperhatikan Indonesia untuk aktif dalam festival tersebut setelah menunggu 32 tahun.

“Perhelatan Ini adalah bukti nyata dari jargon al-hiwar baynal hadlarat wa as-tsaqafat (dialog nyata antar peradaban dan kebudayaan, dan bukan pembenturan antar budaya dan peradaban,” tegas Dubes yang juga Dosen UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini.

Dubes juga memastikan bahwa KBRI akan all out tampil di festival tersebut dengan memamerkan multikultural yang dimiliki oleh Indonesia disamping sudah barang tentu menyajikan kuliner khas Indonesia untuk para pengunjung yang setiap hari bisa mencapai 20 ribu orang.

Festival yang bertemakan untuk memperkuat rasa keagamaan, nasionalisme dan persatuan ini diadakan selama 2 – 3 minggu dan menyedot pengunjung sebanyak 4 – 5 juta orang baik lokal maupun internasional.

Secara umum, Festival Janadriyah menampilkan “wajah utuh” dari Kerajaan Arab Saudi mulai dari suku, provinsi sampai kementerian / instansi pemerintah. Beragam kegiatan dilakukan di dalam Festival ini antara lain olah raga (termasuk balapan Onta dan Burung Elang), tarian, kuliner, sejarah (manuskrip tua dan foto antik), kesenian (termasuk opera dan syair Arab) dan suvenir tradisional khas Arab Saudi.

​Selain itu, negara-negara yang tergabung pada organisasi Dewan Kerja Sama Teluk, Gulf Cooperation Council(GCC) juga berpartisipasi disamping perusahaan-perusahaan lokal dan multinasional yang memiliki afiliasi di Arab Saudi seperti Aramco, Jarir, Boeing dan Siemens.

Meskipun, Festival Janadriyah bertemakan sejarah dan budaya, namun transaksi ekonomi dan perdagangan yang dihasilkan selama waktu Festival bernilai lebih dari milyaran dollar AS.

(fr)

Berita Lainnya
Awali Tahun 2019 China Lakukan Pendaratan Rover di Bulan BEIJING, TAJUKTIMUR.COM - Banyak dari kita yang ingin mengawali tahun baru dengan sesuatu yang spesi...
Gempa 7,1 SR Guncang Filipina JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Gempa bermagnitudo 7,1 mengguncang kawasan kepulauan di Mindanao, bagian s...
Dunia Turut Berduka untuk Korban Tsunami Selat Sunda TEHERAN, TAJUKTIMUR.COM - Presiden Iran Hassan Rouhani mengirimkan surat belasungkawa kepada pemerin...
Pakar Prediksi Tsunami Susulan Terjang Indonesia PARIS, TAJUKTIMUR.COM - Pakar tsunami, Richard Teeuw dari University of Portsmouth di Inggris, mempe...
Soal Papua, Indonesia akan Lawan Fitnah Media Australia JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Kementerian Luar Negeri Indonesia akan mengambil langkah yang diperlukan u...
Kanal: Internasional