Loading...

Kasus 1MDB, Najib Razak Bersikukuh Tidak Bersalah

KUALA LUMPUR, TAJUKTIMUR.COM — Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak diberikan jaminan pada hari Rabu (4/7/2018) setelah mengaku tidak bersalah atas tuduhan korupsi.

Najib dituduh dengan tiga tuduhan pelanggaran kriminal kepercayaan dan satu tuduhan penyalahgunaan kekuasaan sehubungan dengan dana 42 juta ringgit (10,5 juta dolar AS) dari SRC International, sebuah unit mantan 1MDB, yang ditransfer ke akun pribadi Najib.

Najib mengaku tidak bersalah atas dakwaan itu. Hakim menetapkan jaminan sebesar 1 juta ringgit (247.000 dolar AS) dan meminta Najib untuk menyerahkan paspornya.

Najib telah diselidiki terkait dengan 1MDB sejak kalah dalam pemilihan umum Mei, tetapi membantah melakukan kesalahan, sebagaimana dikutip dari Xinhua, Rabu (4/7/2018).

Dia ditangkap oleh badan anti-korupsi Malaysia pada hari Selasa (3/7/2018).

Juru bicaranya mengatakan Selasa bahwa dakwaan dan penyelidikan lain yang sedang berlangsung terhadap dia “bermotif politik” dan mantan perdana menteri akan “membersihkan namanya di pengadilan.”

Berita Lainnya
Selama Piala Dunia, Wisatawan Asing Belanjakan USD1,5 miliar MOSKOW, TAJUKTIMUR.COM - Wisatawan asing membelanjakan kurang lebih USD 1,5 miliar di Rusia selama berlangsungnya Piala Dunia FIFA 2018. Menurut pe...
Kamboja Diterjang Banjir Bandang, 1.000 Keluarga Terpaksa Dievakuasi PHNOM PEHN, TAJUKTIMUR.COM -- Lebih dari 1.000 keluarga telah dievakuasi ke tempat penampungan yang aman karena banjir bandang telah melanda lima prov...
Israel Sahkan UU Negara Yahudi YERUSALEM, TAJUKTIMUR.COM - Parlemen Israel pada Kamis pagi ini melaksanakan pemungutan suara terkait pengesahan RUU Negara Yahudi. Pemungutan suara t...
Anak-anak Thailand yang Terjebak akan Muncul di Media BANGKOK, TAJUKTIMUR.COM -- Anak-anak remaja Thailand dan pelatih sepakbola mereka yang diselamatkan dari gua terendam banjir akan muncul pertama kali ...
Muhammadiyah akan Buka Universitas di Malaysia KUALA LUMPUR, TAJUKTIMUR.COM -- Menteri Pendidikan Malaysia Maszlee Malik menyatakan dukungannya terhadap rencana pendirian Universitas Muhammadiyah d...
Kanal: Internasional