Loading...

PBB Mengenang Mendiang Kofi Annan

WASHINGTON, TAJUKTIMUR.COM – Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres pada Rabu memimpin upacara penghormatan terakhir bagi mantan pimpinan PBB Kofi Annan, yang meninggal dunia di usia 80 tahun pada Sabtu.

Annan, seorang warga negara Ghana, sekretaris jenderal PBB periode 1996-2007, merupakan orang kulit hitam pertama yang menduduki jabatan itu, dan menerima penghargaan Nobel pada 2001.

“Karakternya yang paling kuat adalah kemanusiaan dan solidaritasnya kepada mereka yang membutuhkan. Dia menempatkan manusia di tengah-tengah semua pekerjaan Persatuan Bangsa-Bangsa, dan mampu mengubah kasih sayang menjadi tindakan pada seluruh sistem PBB,” ujar Guterres dalam upacara peletakan karangan bunga, kepada seluruh staf PBB yang hadir.

Seorang diplomat dengan pembawaan tenang, Annan dikenal karena pencapaiannya selama mengepalai PBB, termasuk menetapkan Millenium Development Goals dan membentuk Pengadilan Kriminal Internasional.

Mantan ketua PBB ini diganjar penghargaan Nobel bersama dengan PBB, untuk peran mereka mengampanyekan perdamaian di seluruh dunia, termasuk peran Annan menghentikan penyebaran HIV di Afrika.

Dia juga dikenang oleh Turki karena usaha keras dan perannya dalam menyelesaikan masalah Siprus pada 2014.

Meski begitu, Annan juga sempat menghadapi kitik atas kegagalan PBB menengahi dan mencegah genosida yang terjadi di Rwanda dan Srebrenica pada 1990-an.

“Kofi Annan harus membawa kegagalan PBB pada 1990-an — tentang respons lembaga ini pada genosida di Rwanda dan pembunuhan di Srebrenica — ke liang lahat, namun juga memberikan insipirasi kepada badan PBB. Laporan yang dibuatnya menekankan bahwa kesalahan seperti ini tak boleh terulang lagi, dan memberikan standar kepada komunitas internasional tata cara untuk merenspons kekejaman internasional,” kata Guterres.

PBB mengibarkan bendera setengah tiang selama tiga hari setelah Annan berpulang.

Berita Lainnya
UNICEF: 1,2 juta anak di Yaman hidup di daerah konflik YAMAN, TAJUKTIMUR.COM - Sebanyak 1,2 juta anak tinggal di daerah konflik di Yaman --negara yang digu...
Perempuan Gaza berpawai bagi Pembebasan Perempuan yang dipenjarakan Israel GAZA, TAJUKTIMUR.COM - Sejumlah perempuan Palestina menyelenggarakan pertemuan terbuka di Jalur Gaza...
Ratusan orang di Barcelona protes kunjungan Raja Spanyol BARCELONA, TAJUKTIMUR.COM - Ratusan orang turun ke jalan di Barcelona pada Minggu (24/2) untuk menen...
PBB peringatkan Mesir soal eksekusi hukuman mati JENEWA, TAJUKTIMUR.COM - Badan hak asasi manusia PBB pada Jumat menyatakan keprihatinan tentang ekse...
Sedikitnya 5 orang tewas akibat serangan rezim Assad IDLIB, TAJUKTIMUR.COM - Sedikitnya 5 orang tewas akibat serangan udara rezim Bashar al-Assad yang di...
Kanal: Internasional