Loading...

Pemulihan Gempa Papua Nugini Perlu Bertahun-tahun

HELA (TAJUKTIMUR.COM) — Papua Nugini menghadapi jalan panjang menuju pemulihan setelah gempa dahsyat melanda dataran tinggi negara itu lebih dari 10 hari lalu, dengan korban tewas diperkirakan menjadi lebih dari 100 orang, kata pernyataan pemimpin negaranya.

Perdana Menteri Papua Nugini Peter O’Neill terbang di atas wilayah terdampak paling parah pada Rabu setelah gempa susulan berkekuatan 6,7 SR menghantam pegunungan, yang terguncang gempa 7,5 SR pada 26 Februari.

“Tidak akan ada perbaikan cepat. Perbaikan atas kerusakan akibat bencana itu memakan waktu berbulan-bulan dan bertahun-tahun,” kata O’Neill di Tari, ibu kota Provinsi Hela.

Australia dan Selandia Baru mengirim banyak helikopter dan pesawat untuk membantu mengirimkan makanan, air dan obat ke daerah terpencil, tempat pemerintah dan lembaga bantuan berusaha mencapai desa terdampak longsor dan jalan ambruk.

“Sedihnya, gempa Highlands merenggut nyawa, yang diperkirakan lebih dari 100 orang Papua Nugini, dan masih banyak lagi yang hilang dan ribuan orang terluka,” kata pernyataan O’Neill, yang dikeluarkan kantornya.

Gempa 26 Februari memaksa perusahaan minyak raksasa ExxonMobil untuk menutup semua fasilitas gasnya di negara tersebut, yang diperkirakan akan tutup sekitar delapan minggu, sementara perusahaan tersebut melakukan inspeksi dan perbaikan.

Pabrik gas alam cair Exxon, yang mengekspor lebih dari 8 juta ton gas alam cair setahun, merupakan penghasil ekspor terbesar di negara tersebut.

Perusahaan tersebut telah mengatakan fasilitasnya di dataran tinggi, di mana ia memproduksi dan memproses gas, dan jalur sepanjang 700 kilometer yang mengalir melalui hutan ke pantai untuk menyuplai pabrik gas alam cair, semuanya tahan terhadap gempa.

“Bangunan tersebut pada dasarnya tidak terdapat kerusakan,” kata wakil presiden senior ExxonMobil Neil Chapman.

(hfd/ttcom)

Berita Lainnya
Film Dokumenter Gaza Raih Penghargaan Film di Spanyol BETHLEHEM, TAJUKTIMUR.COM - Film dokumenter Gaza berhasil meraih penghargaan Premios Goya Award di S...
Awali Tahun 2019 China Lakukan Pendaratan Rover di Bulan BEIJING, TAJUKTIMUR.COM - Banyak dari kita yang ingin mengawali tahun baru dengan sesuatu yang spesi...
Gempa 7,1 SR Guncang Filipina JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Gempa bermagnitudo 7,1 mengguncang kawasan kepulauan di Mindanao, bagian s...
Dunia Turut Berduka untuk Korban Tsunami Selat Sunda TEHERAN, TAJUKTIMUR.COM - Presiden Iran Hassan Rouhani mengirimkan surat belasungkawa kepada pemerin...
Pakar Prediksi Tsunami Susulan Terjang Indonesia PARIS, TAJUKTIMUR.COM - Pakar tsunami, Richard Teeuw dari University of Portsmouth di Inggris, mempe...
Kanal: Internasional