Loading...

Penembakan Terjadi di Kompleks Istana Kepresidenan Filipina

MANILA (TAJUKTIMUR.COM) – Insiden penembakan di kompleks istana kepresidenan Filipina yang menjadi kediaman resmi Presiden Rodrigo Duterte masih diselidiki menurut juru bicara presiden pada Selasa.

Insiden itu terjadi di kamp pasukan keamanan elite di dalam kompleks kepresidenan yang mencakup kediaman resmi Duterte, kata juru bicara Ernesto Abella.

Abella menolak mengungkapkan apakah Duterte berada di istana saat insiden atau memberikan penjelasan rinci mengenai kejadian itu.

“Masih diselidiki dan sifat situasinya perlu diklarifikasi,” kata Abella kepada para reporter.

“Kami tidak tahu situasi pasti dari insiden ini,” katanya.

Ketika ditanya di mana Duterte saat insiden terjadi, Abella mengatakan “kami tidak punya informasi mengenai itu.”

Kelompok pengamanan presiden secara terpisah menyatakan mereka akan menyampaikan keterangan nanti.

Duterte, yang berasal dari Davao, mengatakan dia tidak suka tinggal di kompleks kepresidenan dan sering kembali ke kota asalnya pada akhir pekan.

(ant/and)

Berita Lainnya
Awali Tahun 2019 China Lakukan Pendaratan Rover di Bulan BEIJING, TAJUKTIMUR.COM - Banyak dari kita yang ingin mengawali tahun baru dengan sesuatu yang spesi...
Gempa 7,1 SR Guncang Filipina JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Gempa bermagnitudo 7,1 mengguncang kawasan kepulauan di Mindanao, bagian s...
Dunia Turut Berduka untuk Korban Tsunami Selat Sunda TEHERAN, TAJUKTIMUR.COM - Presiden Iran Hassan Rouhani mengirimkan surat belasungkawa kepada pemerin...
Pakar Prediksi Tsunami Susulan Terjang Indonesia PARIS, TAJUKTIMUR.COM - Pakar tsunami, Richard Teeuw dari University of Portsmouth di Inggris, mempe...
Soal Papua, Indonesia akan Lawan Fitnah Media Australia JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Kementerian Luar Negeri Indonesia akan mengambil langkah yang diperlukan u...
Kanal: Internasional