Loading...

Penjahat Perang Bosnia Tenggak Racun Saat Dengar Vonis

DEN HAAG (TAJUKTIMUR.COM) — Terpidana penjahat perang Slobodan Praljak meninggal di satu rumah sakit setelah ia meracuni dirinya di ruang pengadilan saat putusan dibacakan, dengan konfirmasi Pengadilan Mahkamah Pidana Internasional (ICTY) pada Rabu (29/11).

Selama pembacaan putusan banding publik, pengadilan tersebut telah mengukuhkan putusan terhadap dia, hukuman penjara 20 tahun. Segera setelah hakim membacakan putusan, Praljak minum cairan dari gelas kecil. “Saya baru saja minum racun,” kata terpidana itu. “Saya bukan penjahat perang dan memprotes putusan ini.”

Hakim Agius segera menunda sidang dan Praljak segera dibawa ke rumah sakit. “Sejalan dengan prosedur standard, atas permintaan ICY, Pemerintah Belanda telah memulai penyelidikan independen, yang saat ini sedang berlangsung,” kata ICY di dalam satu siaran pers, Kamis (30/11) pagi waktu Indonesia.

Praljak adalah mantan asisten menteri pertahanan Kroasia. Selama Perang Bosnia, ia menjadi komandan staf utama Dewan Pertahanan Kroasia (HVO), struktur militer resmi Republik Kroasia Herzeg-Bosnia –wilayah masa perang yang tak diakui dan ada di Bosnia dan Herzegovina antara 1991 dan 1994.

(hfd/ttcom)

Berita Lainnya
Film Dokumenter Gaza Raih Penghargaan Film di Spanyol BETHLEHEM, TAJUKTIMUR.COM - Film dokumenter Gaza berhasil meraih penghargaan Premios Goya Award di S...
Awali Tahun 2019 China Lakukan Pendaratan Rover di Bulan BEIJING, TAJUKTIMUR.COM - Banyak dari kita yang ingin mengawali tahun baru dengan sesuatu yang spesi...
Gempa 7,1 SR Guncang Filipina JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Gempa bermagnitudo 7,1 mengguncang kawasan kepulauan di Mindanao, bagian s...
Dunia Turut Berduka untuk Korban Tsunami Selat Sunda TEHERAN, TAJUKTIMUR.COM - Presiden Iran Hassan Rouhani mengirimkan surat belasungkawa kepada pemerin...
Pakar Prediksi Tsunami Susulan Terjang Indonesia PARIS, TAJUKTIMUR.COM - Pakar tsunami, Richard Teeuw dari University of Portsmouth di Inggris, mempe...
Kanal: Internasional